UKM PIQSI IAIN PURWOKERTO GELAR OSI KE-VI SE-PULAU JAWA

Jumat hingga Sabtu, 24-25 Januari 2020, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengembangan Ilmu Al-Qur’an dan Seni Islam (PIQSI) IAIN Purwokerto menggelar kegiatan tahunan rutin yaitu Olimpiade Seni Islam (OSI). Kegiatan OSI tahun ini adalah yang ke-6 kali. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang menjadi program kerja pengurus UKM PIQSI dalam rangka menyalurkan daya kreativitas remaja dan masyarakat, serta wujud kepedulian IAIN Purwokerto melalui UKM PIQSI pada perkembangan seni islami di Pulau Jawa.

Tahun 2020 ini, UKM PIQSI menyelenggarakan OSI dengan skala yang lebih luas yaitu se-Pulau Jawa. Selama lima tahun belakangan, secara berturut-turut, UKM PIQSI menyelenggarakan kegiatan OSI dengan skala Jateng-DIY. Tahun ini peserta datang dari berbagai wilayah mulai dari Semarang, Demak, Kendal, Yogya, Tegal, hingga Jakarta untuk mengikuti berbagai cabang lomba seni islami.

Antusiasme peserta cukup tinggi pada masing-masing cabang lomba. Berdasarkan laporan ketua panitia kegiatan, M. Umar Faruq, menyebutkan bahwa jumlah peserta cabang lomba dai-daiyah sejumlah 54 peserta, cabang lomba Musabaqoh Tilawatil Qoran (MTQ) sejumlah 34 peserta, cabang lomba Musabaqoh Khotil Quran (MKQ) sejumlah 26 peserta, cabang lomba Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) sejumlah 26 peserta, dan cabang lomba hadroh sebanyak 24 grup.

Dede Yogi Aryanto, salah satu peserta cabang lomba dai-daiyah asal Brebes mengatakan dirinya sudah tertarik mengikuti kegiatan OSI ini sejak tahun-tahun sebelumnya. Dirinya bersyukur dan merasa bangga bahwa tahun ini menjadi kesempatanya berkompetisi dengan para peserta dari berbagai wilayah se-Jawa.

Rangkaian acara OSI tersebut dibuka pada pukul 09.00 WIB. Berlokasi di panggung utama yang terletak di halaman Fakultas Syariah IAIN Purwokerto, acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN Purwokerto beserta jajarannya. Dalam sambutan pembukaan acara tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya pada tim panitia yang telah berjuang menyelenggarakan acara, pada para peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa, serta harapan kampus pada acara-acara serupa yang mengedepankan pengembangan keilmuan dan seni islami.

“Ilmu Al-Quran dan seni islami memang perlu terus dikembangakan terutama di era 4.0 yang serba instan dan serba teknologi ini. Hal tersebut dilakukan agar ilmu Al-Quran dapat dikembangkan sehingga teks, konteks, dan aktualisasinya dapat terwujud dalam kehidupan,” tutur Dr. H. M. Roqib, M. Ag, Rektor IAIN Purwokerto dalam pesan pembukaanya.

Malam puncak acara akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Januari 2020 yaitu mulai pukul 19.00 WIB dengan agenda pengumuman juara dan pemberian hadiah, dilanjutkan dengan santunan anak yatim, dan ditutup dengan acara shalawatan bersama Habib Muhammad.

 

 

Print Friendly, PDF & Email