Terobosan Baru Pramuka UIN SAIZU Purwokerto Bangun Ekonomi Kreatif

Purwokerto—Pramuka UIN SAIZU Purwokerto menyelenggarakan pelatihan kerajinan piring lidi sebagai terobosan baru dalam membangun masyarakat melalui ekonomi kreatif, bertempat di Desa Kemawi Somagede Banyumas, (12/06/2021).

Pelatihan kerajinan piring lidi merupakan salah satu dari kegiatan Pramuka Peduli Masyarakat (Kalimas) Racana Sunan Kalijaga Cut Nyak Dien UIN SAIZU Purwokerto, yang kemudian pengembangan kegiatannya dilakukan secara berkelanjutan.

Pelatihan ini merupakan kegiatan yang merespon keadaan warga masyarakat Desa Kemawi. Hampir setiap warga memiliki pohon kelapa, sehingga bahan baku pembuatan piring lidi sangatlah berlimpah ruah, yaitu berupa lidi dari pohon kelapa itu.

“Selain pemanfaatan pohon kelapa sebagai penghasil gula jawa dan gula kristal yang memang sudah menjadi produk unggulan dari masyarakat, dengan diadakannya kegiatan ini besar harapan dapat memberikan hal baru dan keterampilan baru bagi masyarakat untuk menumbuhkan ekonomi kreatif kedepan,” ungkap Salud dewan pembina Bumdes.

Naufal sebagai ketua pelaksana mengatakan pelatihan dipandu oleh Griya Kreatif Banyumas, dan dipusatkan di salah satu rumah warga.

“Kegiatan pelatihan ini dipandu langsung dari Griya Kreatif Banyumas yaitu Bapak Sirin dan diikuti sejumlah warga Desa Kemawi yang berjumlah 22 orang dan pelatihannya dipusatkan di salah satu rumah warga,” ungkapnya.

“Peserta pelatihan membawa lidi dari rumah masing-masing kemudian dibimbing mulai dari pemilihan lidi sampai bisa membuat piring lidi sendiri. Peserta diberikan pelatihan tentang bagaimana produksi yang mudah dan pemasaran hasil produksi yang luas,” lanjutnya.

Pemateri dari Griya Kreatif Banyumas, Sirin menjelaskan bahwa peluang ekonomi kreatif kerajinan piring lidi sangat besar dan luas dikarenakan bahan pokok yang berupa lidi sangat mudah dijumpai, dan di dapat dengan harga yang tidak mahal tetapi mempunyai daya jual yang tinggi.

Dengan sedikit sentuhan seni yang dapat membuat lidi menjadi sebuah kerajinan yang bermanfaat seperti piring lidi. Dia mengatakan bahwa bukan hanya piring lidi yang bisa dibuat dengan lidi, tetapi masih banyak lagi seperti tutup saji, mangkok, vas bunga dan lain sebagainya.

“Jangan khawatir untuk masalah penjualan dan pemasaran, kami siap membimbing dan menyalurkan seluas-luasnya produk kerajinan lidi dari warga Desa Kemawi,” ungkap Sirin.

Besar harapan dari Pramuka UIN SAIZU Purwokerto kegiatan ini tidak hanya sampai pelatihan tetapi berkelanjutan sampai menjadi peluang bisnis warga masyarakat Desa Kemawi.

(Tim Media 2021, M. Aji, dan Imam Naufal)

 

Print Friendly, PDF & Email