Segera Launching: IAIN’s Care DEMA IAIN Purwokerto

Segera launching Oktober mendatang IAIN’s Care sebagai Lembaga Semi Otonom (LSO) DEMA IAIN Purwokerto yang bergerak dibidang sosial dengan fokus gerakan infaq Jumat. Prinsip yang digunakan IAIN’s Care adalah dari, oleh, untuk mahasiswa dan sosial.

Dimana akan disebar kotak amal sejumlah ruangan kelas yang ada di IAIN purwokerto. Kemudian dana yang terhimpun akan digunakan untuk: 1) Penolong UKT. 2) Bantuan Sosial (sakit, kecelakaan, meninggal, bencana alam).

“Gerakan ini menjadi konsistensi kami di DEMA sebagai aksi solidaritas mahasiswa dalam konteks peduli sosial, di kampus kita itu belum ada dana khusus untuk tanggap sosial yang digunakan seperti menjenguk orang sakit, meninggal dunia, sampai penolong UKT. IAIN’s Care menjadi jawaban konkrit untuk itu”. Ujar Ifan Ketua DEMA IAIN Purwokerto (25/09/19).

Awalnya program ini menjadi polemik antara DEMA Fakultas. Ada yang mendukung, dan juga ada yang merasa keberatan. Mulai dari ketidak sanggupan DEMA Fakultas untuk ikut andil mengurus kotak, sampai ketidak sediaan merger karena sudah memiliki program turunan serupa.

“Kalo masalah polemik itu jelas ada, gerakan infaq itu kan positif dan didukung penuh oleh pimpinan. Itu yang membuat saya tetap optimis dalam merealisasikan program ini”. Sambung ifan.

Ifan juga menyebutkan ketika DEMA FEBI sudah memiliki kotak dan memutuskan untuk tidak bergabung dengan IAIN’s Care, maka mahasiswa FEBI tidak dapat mengajukan peringanan UKT dan Pengajuan Bantuan Sosial di IAIN’s Care, kecuali DEMA FEBI bersedia melebur ke IAIN’s Care.

“Saya menilai IAIN’s Care akan berdampak besar di IAIN. Kami DEMA Fakultas Syariah sangat mendukung terealisasinya IAIN’s Care” ucap Nadhif Ketua DEMA Fakultas Syariah.

Terlepas dari beberapa DEMA Fakuktas yang merasa keberatan untuk dilibatkan sebagai Tim Petugas Lapangan, Ifan memiliki alternatif dengan merekrut Tim Petugas Lapangan IAIN’s Care diluar struktural DEMA Fakultas agar mereka lebih fokus dalam merealisasikan program di masing-masing Fakultas.

Menurut Wakil Rektor III Dr. Sulkhan Chakim, program sosial ini sangat edukatif, DEMA memiliki keleluasaan untuk membantu mahasiswa kurang mampu yang belum terakomodasi oleh beasiswa, ini sangat penting tidak hanya terkait dengan beasisiswa, namun juga bisa tanggap bantuan mahasiswa yang terkena musibah. Selain itu ada gerakan edukasi pemberdayaan mahasiswa dalam pengelolaan infaq.

“Saya kira ini sangat berdampak positif dan semoga dapat bermanfaat bagi mahasiswa IAIN Purwokerto” ujarnya. (DEMA Institut)

Print Friendly, PDF & Email