Rektor Sampaikan Kebijakan Terbaru Dihadapan Dosen dan Pegawai

IAIN Purwokerto mengadakan Pembinaan Dosen dan Karyawan, 10/9/2019. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Utama IAIN Purwokerto, dan diikuti semua dosen dan karyawan. Kegiatan ini langsung dipimpin rektor IAIN Purwokerto, Dr. Moh. Roqib, M.Ag. Rektor didampingi para wakil rektor dan kepala biro.

Rektor berpesan kepada semua dosen dan karyawan untuk senantiasa berkarya dan bekerja secara maksimal. Meski demikian, semua aktivitas tersebut harus dilakukan dengan fokus dan sekaligus rileks. Fokus dan rileks ini sangat penting, sehingga semua kinerja bisa berjalan dengan optimum. Berpijak dari sini, maka konsep dasar monitoring tugas, kuliah, dan manajemen, serta kinerja bisa maksimal dan sekaligus mudah dilakukan.

Rektor melanjutkan bahwa semua laporan kinerja harus berbasis data. Basis data ini sekaligus menjadi penguat terhadap proses akreditasi yang setiap saat akan berlangsung. Hal ini juga merujuk pada standar akreditasi yang menggunakan 9 (sembilan) standar. Dalam kesempatan ini, rektor juga menyampaikan bahwa IAIN Purwokerto bisa bekerja sama dengan semua pihak, termasuk KPK. Bahkan, KPK juga siap menanggung biaya pelaksanaan kegiatan yang bekerja sama dengan IAIN Purwokerto. Kegiatan kolaboratif ini dengan tujuan utama  pemberian pengalaman dan pemahaman perihal hukum dan kebijakan nasional serta internasional.

IAIN Purwokerto juga bisa bekerja sama dengan institusi pendidikan seperti Unsoed, UMP, atau industri. Kegiatan ini untuk mengembangkan semua potensi dosen dan karyawan dan sekaligus optimalisasi DIPA, sehingga DIPA bisa diberdayakan untuk pengembangan lembaga. Keberhasilan aktivitas atau kegiatan ini berpijak pada integritas dan idealisme dari semua tenaga pendidik dan kependidikan, harap rektor.

Rektor juga berpesan agar paguyuban karyawan dimaksimalkan, untuk memperkuat kerja sama dan persaudaraan antarkaryawan. Hal ini juga akan membuat semua kinerja menjadi ringan dan mudah dilakukan. Selain itu, rektor juga meminta semua pihak untuk memaksimalkan fungsi koperasi.

Rektor juga menyampaikan bahwa akan lebih dimaksimalkan asesmen pejabat struktural. Asesmen ini salah satunya berupa koordinasi antara Kabiro, BKN, dan kementerian terkait. Hal ini bertujuan sebagai proses perbaikan kinerja dan pelayanan. Adapun di antara bentuk implementasinya adalah rapat koordinasi berkala. Ini bertujuan untuk penyamaan frekuensi antara semua pihak di IAIN Purwokerto. Rektor mengakhiri kegiatan ini dengan menyampaikan program dari Kemenag yang bernama “tunas integritas”. Adapun substansi program ada ini adalah “gemas” yang merupakan akrnonim dari geledah masalah, dan “ngaso” yang merupakan akrnonim dari ngaji solusi. (auf)