Evaluasi Prestasi Mahasiswa

Sistem pendidikan yang mengutamakan penguasaan dan keterampilan harus dijaga mutunya sehingga ma­hasiswa yang tidak memenuhi syarat akademis perlu dikenakan sanksi akademis berupa peringatan, peng­arahan, per­ingatan keras, dan pemutusan studi mahasiswa.

Tujuan diterapkannya sanksi akademis tersebut untuk men­jaga mutu hasil pen­didikan IAIN Purwokerto, dan memacu maha­siswa untuk mencapai prestasi yang optimal. Untuk itu, dilakukan evaluasi prestasi studi mahasiswa secara ber­tingkat, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Penyelesaian beban studi maha­siswa program S-1 setiap semester tidak boleh kurang dari 10 SKS, kecuali pada semester akhir studi.
  2. Apabila pada akhir semester II ter­nyata mahasiswa program S-1 tertentu tidak berhasil menye­lesaikan studi sedikitnya 20 SKS, maka yang bersangkutan diberi peringatan tentang sanksi akade­mis dan pengarahan peningkatan prestasi.
  3. Apabila pada akhir semester III ternyata mahasiswa program S-1 tertentu tidak berhasil menye­lesaikan beban studi sedikitnya 30 SKS, maka yang bersangkutan harus diberi peringatan keras secara tertulis, yang tembusan suratnya disampaikan kepada Penasihat Akademik atau Wali Mahasiswa.
  4. Apabila pada akhir semester IV ternyata mahasiswa program S-1 tertentu tidak berhasil menye­lesaikan beban studi sedikitnya 40 SKS, maka yang bersangkutan dapat diputuskan atau dikeluarkan dari kegiatan studi­nya, atau di­turunkan jenjang program studi­nya.

Keywords of this article:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *