Surat Al Baqarah Ayat Terakhir

sisca


Surat Al Baqarah Ayat Terakhir

Surat Al Baqarah merupakan surat terpanjang dalam Al-Qur’an, terdiri dari 286 ayat. Surat ini diturunkan di Madinah dan berisi berbagai macam perintah, larangan, dan nasihat. Salah satu ayat yang penting dalam Surat Al Baqarah adalah ayat terakhir, yaitu ayat 286.

Ayat 286 Surat Al Baqarah berbunyi: “اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون“. Artinya: “Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

Ayat ini mengandung pesan penting bagi umat Islam untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT dan meninggal dalam keadaan muslim. Untuk memahami makna ayat ini dengan lebih mendalam, mari kita bahas secara lebih rinci.

surat al baqarah ayat terakhir

Ayat ini mengandung pesan penting bagi umat Islam untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT dan meninggal dalam keadaan muslim. Berikut adalah 7 poin penting tentang surat al baqarah ayat terakhir:

  • Takwa kepada Allah
  • Meninggal dalam keadaan muslim
  • Perintah untuk beriman
  • Larangan untuk berbuat syirik
  • Nasihat untuk berbuat baik
  • Anjuran untuk bersabar
  • Peringatan tentang hari akhir

Demikianlah 7 poin penting tentang surat al baqarah ayat terakhir. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT dan meninggal dalam keadaan muslim.

Takwa kepada Allah

Takwa kepada Allah SWT merupakan salah satu pesan penting yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir. Takwa secara bahasa berarti takut atau khawatir. Sedangkan menurut syariat, takwa adalah meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah SWT dan mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya.

Takwa kepada Allah SWT memiliki beberapa tingkatan. Tingkatan takwa yang paling tinggi adalah ihsan, yaitu beribadah kepada Allah SWT seakan-akan kita melihat-Nya. Tingkatan takwa yang kedua adalah muhsin, yaitu beribadah kepada Allah SWT dengan sebaik-baiknya, meskipun kita tidak melihat-Nya. Tingkatan takwa yang ketiga adalah muttaqi, yaitu meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah SWT dan mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya.

Takwa kepada Allah SWT merupakan kew الحملjiban bagi setiap muslim. Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran ayat 102: “وَاتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ“. Artinya: “Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa dan janganlah kamu mati,
melainkan dalam keadaan muslim.”.

Surat al baqarah ayat terakhir juga
menegaskan pentingnya takwa kepada Allah SWT dengan memerintahkan kita untuk beriman, meninggalkan segala bentuk syirik, berbuat baik, bersabar, dan memper ingatkan kita tentang hari akhir.

Dengan demikian, takwa kepada Allah SWT merupakan kunci keselamatan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita harus selalu berusaha untuk meningkatkan takwa kita kepada Allah SWT dengan cara meninggalkan segala sesuatu yang dilarang-Nya dan mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya.

Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat membantu kita untuk memahami makna takwa kepada Allah SWT dalam surat al baqarah ayat terakhir.

Meninggal dalam keadaan muslim

Meninggal dalam keadaan muslim merupakan salah satu pesan penting yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan hidup seorang muslim adalah untuk meninggal dunia dalam keadaan beriman dan berserah diri kepada Allah SWT.

Meninggal dalam keadaan muslim memiliki beberapa keutamaan. Pertama, orang yang meninggal dalam keadaan muslim akan mendapatkan ampunan dosa-dosanya. Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran ayat 195: “وَمَن يَمُتْ وَهُوَ مُسْلِمٌ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ“. Artinya: “Barangsiapa yang mati dalam keadaan muslim, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”

Baca Juga :  Surat Penyembuh Segala Penyakit: Mitos atau Fakta?

Kedua, orang yang meninggal dalam keadaan muslim akan masuk surga. Allah SWT berfirman dalam surat Yunus ayat 90: “وَمَن يُسْلِمْ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ ۖ وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ“. Artinya: “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada tali yang kokoh dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.”

Ketiga, orang yang meninggal dalam keadaan muslim akan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk surga.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita harus selalu berusaha untuk meninggal dunia dalam keadaan muslim. Hal ini dapat kita lakukan dengan cara meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menghindari segala bentuk dosa dan maksiat.

Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat membantu kita untuk memahami makna meninggal dalam keadaan muslim dalam surat al baqarah ayat terakhir.

Perintah untuk beriman

Perintah untuk beriman merupakan salah satu pesan penting yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir. Iman adalah keyakinan yang teguh terhadap Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan qada dan qadar.

Iman memiliki beberapa tingkatan. Tingkatan iman yang paling tinggi adalah yakin, yaitu percaya kepada Allah SWT dan segala sesuatu yang datang dari-Nya tanpa keraguan sedikit pun. Tingkatan iman yang kedua adalah taslim, yaitu menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT dan menerima segala ketentuan-Nya dengan ikhlas. Tingkatan iman yang ketiga adalah ridha, yaitu merasa senang dan puas dengan segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT.

Iman merupakan salah satu syarat utama untuk masuk surga. Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 136: “قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ“. Artinya: “Katakanlah: “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Surat al baqarah ayat terakhir memerintahkan kita untuk beriman kepada Allah SWT dan segala sesuatu yang datang dari-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa iman merupakan salah satu kunci keselamatan di dunia dan akhirat.

Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat membantu kita untuk memahami makna perintah untuk beriman dalam surat al baqarah ayat terakhir.

Larangan untuk berbuat syirik

Syirik adalah perbuatan menduakan Allah atau menyekutukan-Nya dengan makhluk lain. Syirik merupakan dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah.

  • Menjadikan Allah sebagai sekutu.

Hal ini termasuk berdoa kepada selain Allah, memohon pertolongan kepada selain Allah, dan bertawakal kepada selain Allah.

Menganggap ada yang lebih mengetahui atau lebih berkuasa dari Allah.

Hal ini termasuk percaya kepada dukun, peramal, atau tukang sihir.

Menjadikan sesuatu sebagai perantara antara diri sendiri dengan Allah.

Hal ini termasuk berdoa kepada selain Allah, memohon pertolongan kepada selain Allah, dan bertawakal kepada selain Allah.

Menjadikan sesuatu sebagai tujuan ibadah selain Allah.

Hal ini termasuk menyembah berhala, patung, atau benda-benda lainnya.

Surat al baqarah ayat terakhir melarang kita untuk berbuat syirik. Hal ini menunjukkan bahwa syirik merupakan dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah.

Nasihat untuk berbuat baik

Berbuat baik merupakan salah satu pesan penting yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir. Berbuat baik dapat diartikan sebagai melakukan segala sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Al Baqarah 284-286: An In-depth Look at the Parable of the Debtor

Berbuat baik memiliki banyak manfaat. Pertama, berbuat baik dapat membuat kita merasa senang dan puas. Kedua, berbuat baik dapat mempererat hubungan kita dengan orang lain. Ketiga, berbuat baik dapat mendatangkan pahala dari Allah SWT.

Ada banyak cara untuk berbuat baik. Kita dapat berbuat baik kepada sesama manusia, kepada hewan, dan kepada lingkungan sekitar. Misalnya, kita dapat membantu orang yang membutuhkan, menyayangi hewan, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Surat al baqarah ayat terakhir menasihati kita untuk berbuat baik. Hal ini menunjukkan bahwa berbuat baik merupakan salah satu kunci keselamatan di dunia dan akhirat.

Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat membantu kita untuk memahami makna nasihat untuk berbuat baik dalam surat al baqarah ayat terakhir.

Anjuran untuk bersabar

Sabar adalah menahan diri dari keluh kesah dan putus asa ketika menghadapi cobaan atau kesulitan. Sabar merupakan salah satu sifat terpuji yang dianjurkan dalam Islam.

  • Sabar dalam menghadapi cobaan.

Cobaan dapat berupa musibah, penyakit, atau kesulitan hidup lainnya. Ketika menghadapi cobaan, kita harus bersabar dan tidak boleh mengeluh atau putus asa.

Sabar dalam beribadah.

Ibadah terkadang terasa berat dan melelahkan. Namun, kita harus bersabar dan tetap istiqamah dalam beribadah.

Sabar dalam menghadapi ujian.

Ujian dapat berupa ujian sekolah, ujian pekerjaan, atau ujian lainnya. Ketika menghadapi ujian, kita harus bersabar dan berusaha semaksimal mungkin.

Sabar dalam menghadapi orang lain.

Setiap orang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Ketika berinteraksi dengan orang lain, kita harus bersabar dan tidak boleh mudah marah atau tersinggung.

Surat al baqarah ayat terakhir menganjurkan kita untuk bersabar. Hal ini menunjukkan bahwa sabar merupakan salah satu kunci keselamatan di dunia dan akhirat.

Peringatan tentang hari akhir

Hari akhir adalah hari ketika seluruh makhluk hidup akan dibangkitkan dari kubur dan mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya selama di dunia. Hari akhir merupakan hari yang sangat penting bagi setiap manusia, karena menentukan nasibnya di akhirat.

  • Hari akhir adalah hari yang pasti terjadi.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hajj ayat 7: “إِنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ“. Artinya: “Sesungguhnya hari kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.”

Hari akhir adalah hari yang sangat dahsyat.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Zalzalah ayat 1-2: “إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا ۙ وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا“. Artinya: “Apabila bumi diguncang dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya.”

Hari akhir adalah hari ketika manusia akan mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Kahfi ayat 49: “وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا ۖ وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ“. Artinya: “Dan Kami tempatkan timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang sedikit pun. Meskipun amal itu seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.”

Hari akhir adalah hari ketika manusia akan menerima balasan atas segala amal perbuatannya.

Bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan masuk surga. Sedangkan bagi orang-orang yang kafir dan berbuat dosa, mereka akan masuk neraka.

Surat al baqarah ayat terakhir memperingatkan kita tentang hari akhir. Hal ini menunjukkan bahwa hari akhir merupakan salah satu hal yang harus kita ingat dan persiapkan.

Baca Juga :  Ucapan Idul Fitri yang Benar, Mengapa Penting?

FAQ

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dan jawaban umum tentang surat al baqarah ayat terakhir:

Question 1: Apa pesan utama yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir?

Answer 1: Pesan utama yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir adalah perintah untuk bertakwa kepada Allah SWT dan meninggal dalam keadaan muslim.

Question 2: Apa yang dimaksud dengan takwa kepada Allah SWT?

Answer 2: Takwa kepada Allah SWT berarti meninggalkan segala sesuatu yang dilarang-Nya dan mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya.

Question 3: Apa keutamaan meninggal dalam keadaan muslim?

Answer 3: Keutamaan meninggal dalam keadaan muslim adalah akan mendapatkan ampunan dosa, masuk surga, dan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Question 4: Apa yang dimaksud dengan iman?

Answer 4: Iman adalah keyakinan yang teguh terhadap Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan qada dan qadar.

Question 5: Apa larangan yang terdapat dalam surat al baqarah ayat terakhir?

Answer 5: Larangan yang terdapat dalam surat al baqarah ayat terakhir adalah larangan untuk berbuat syirik.

Question 6: Apa anjuran yang terdapat dalam surat al baqarah ayat terakhir?

Answer 6: Anjuran yang terdapat dalam surat al baqarah ayat terakhir adalah anjuran untuk berbuat baik, bersabar, dan memper ingatkan tentang hari akhir.

Question 7: Mengapa kita harus bertakwa kepada Allah SWT dan meninggal dalam keadaan muslim?

Answer 7: Karena takwa kepada Allah SWT dan meninggal dalam keadaan muslim merupakan kunci keselamatan di dunia dan akhirat.

Demikianlah beberapa pertanyaan dan jawaban umum tentang surat al baqarah ayat terakhir. Semoga bermanfaat.

Selain memahami makna dan pesan yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir, kita juga harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat meraih keselamatan di dunia dan akhirat.

Tips

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengamalkan pesan-pesan yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir:

Tip 1: Tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara meninggalkan segala sesuatu yang dilarang-Nya dan mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya.

Tip 2: Berusaha untuk selalu berbuat baik kepada sesama.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara membantu orang yang membutuhkan, menyayangi hewan, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Tip 3: Biasakan diri untuk bersabar dalam menghadapi cobaan dan ujian hidup.

Ingatlah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahannya.

Tip 4: Ingatlah selalu tentang hari akhir.

Hal ini akan membuat kita lebih berhati-hati dalam bertindak dan berkata-kata.

Tip 5: Berusahalah untuk meninggal dunia dalam keadaan muslim.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara memperbanyak amal kebaikan dan bertaubat dari segala dosa.

Demikianlah beberapa tips untuk mengamalkan pesan-pesan yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir. Semoga bermanfaat.

Dengan mengamalkan tips-tips tersebut, kita dapat meraih keselamatan di dunia dan akhirat.

Conclusion

Surat al baqarah ayat terakhir mengandung pesan-pesan penting yang harus kita renungkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan tersebut meliputi perintah untuk bertakwa kepada Allah SWT, meninggal dalam keadaan muslim, beriman, meninggalkan segala bentuk syirik, berbuat baik, bersabar, dan memper ingatkan tentang hari akhir.

Dengan mengamalkan pesan-pesan tersebut, kita dapat meraih keselamatan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, memperbanyak amal kebaikan, dan bertaubat dari segala dosa.

Semoga Allah SWT memudahkan kita semua untuk memahami dan mengamalkan pesan-pesan yang terkandung dalam surat al baqarah ayat terakhir. Aamiin.

Demikianlah pembahasan tentang surat al baqarah ayat terakhir. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita tentang Al-Qur’an.


Rekomendasi Herbal Alami:

Artikel Terkait

Bagikan:

sisca

Halo, Perkenalkan nama saya Sisca. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Tags