Permainan Bola Basket Diciptakan Oleh

sisca


Permainan Bola Basket Diciptakan Oleh

Bola basket adalah olahraga tim yang dimainkan oleh dua tim yang terdiri dari lima pemain masing-masing. Tujuan permainan ini adalah untuk memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sambil mencegah tim lawan melakukan hal yang sama. Bola basket dimainkan di lapangan persegi panjang yang disebut lapangan basket, dengan keranjang di setiap ujungnya.

Permainan bola basket diciptakan oleh Dr. James Naismith, seorang instruktur pendidikan jasmani Kanada, pada tahun 1891. Naismith sedang mencari permainan di dalam ruangan yang dapat dimainkan oleh murid-muridnya selama musim dingin. Dia datang dengan ide untuk permainan yang melibatkan melempar bola ke dalam keranjang, mirip dengan permainan anak-anak yang disebut “Duck on a Rock”.

Permainan Bola Basket Diciptakan Oleh

Berikut 10 poin penting tentang permainan bola basket yang diciptakan oleh Dr. James Naismith:

  • Diciptakan pada tahun 1891
  • Diciptakan oleh Dr. James Naismith
  • Dibuat sebagai permainan dalam ruangan
  • Awalnya dimainkan dengan dua keranjang buah persik
  • Jumlah pemain awalnya 9 orang per tim
  • Lapangan awalnya berukuran 40 x 20 kaki
  • Aturan awal hanya terdiri dari 13 poin
  • Bola basket pertama kali dimainkan di Springfield, Massachusetts
  • Permainan ini dengan cepat menjadi populer di seluruh dunia
  • Bola basket menjadi olahraga Olimpiade pada tahun 1936

Permainan bola basket terus berkembang sejak awal mulanya, dengan perubahan pada aturan, peralatan, dan gaya bermain. Namun, prinsip dasar permainan tetap sama: memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sambil mencegah tim lawan melakukan hal yang sama.

Diciptakan pada tahun 1891

Bola basket diciptakan pada tahun 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang instruktur pendidikan jasmani Kanada, di Springfield, Massachusetts. Naismith sedang mencari permainan di dalam ruangan yang dapat dimainkan oleh murid-muridnya selama musim dingin. Dia datang dengan ide untuk permainan yang melibatkan melempar bola ke dalam keranjang, mirip dengan permainan anak-anak yang disebut “Duck on a Rock”.

Musim dingin yang panjang dan bersalju

Springfield, Massachusetts mengalami musim dingin yang panjang dan bersalju, sehingga Naismith perlu menemukan permainan dalam ruangan untuk murid-muridnya.

Kurangnya pilihan permainan dalam ruangan

Pada saat itu, pilihan permainan dalam ruangan sangat terbatas, terutama untuk permainan yang dapat dimainkan oleh kelompok besar.

Cedera dalam permainan sepak bola

Sepak bola Amerika adalah olahraga populer pada saat itu, tetapi Naismith khawatir dengan tingginya tingkat cedera yang terkait dengan permainan tersebut.

Pencarian permainan yang kurang keras

Naismith mencari permainan yang kurang keras dan lebih cocok untuk dimainkan di dalam ruangan. Dia percaya bahwa permainan yang melibatkan melempar bola ke dalam keranjang akan menjadi pilihan yang baik.

Pada bulan Desember 1891, Naismith memperkenalkan permainan bola basket kepada murid-muridnya di Springfield College. Permainan ini dengan cepat menjadi populer di kalangan siswa dan segera menyebar ke sekolah dan universitas lain di seluruh Amerika Serikat.

Diciptakan oleh Dr. James Naismith

Dr. James Naismith adalah seorang instruktur pendidikan jasmani Kanada yang menciptakan permainan bola basket pada tahun 1891. Naismith lahir di Almonte, Ontario, Kanada pada tanggal 6 November 1861. Dia kuliah di McGill University di Montreal, Quebec, Kanada, di mana dia bermain sepak bola dan lacrosse.

Latar belakang pendidikan jasmani

Naismith memiliki latar belakang yang kuat dalam pendidikan jasmani. Dia belajar tentang pentingnya olahraga dan aktivitas fisik bagi kesehatan dan kesejahteraan.

Kecintaan pada olahraga

Naismith adalah seorang atlet yang berbakat dan menyukai berbagai macam olahraga. Dia bermain sepak bola, lacrosse, dan baseball.

Tantangan menciptakan permainan dalam ruangan

Naismith ditugaskan untuk menciptakan permainan dalam ruangan yang dapat dimainkan oleh murid-muridnya selama musim dingin. Dia mencari permainan yang tidak terlalu keras dan dapat dimainkan oleh kelompok besar.

Ide permainan bola basket

Naismith datang dengan ide untuk permainan bola basket setelah mengamati permainan anak-anak yang disebut “Duck on a Rock”. Dalam permainan ini, anak-anak mencoba untuk melempar batu ke atas batu yang lebih besar. Naismith mengadaptasi permainan ini dengan menggunakan bola dan keranjang sebagai sasaran.

Naismith memperkenalkan permainan bola basket kepada murid-muridnya di Springfield College pada bulan Desember 1891. Permainan ini dengan cepat menjadi populer di kalangan siswa dan segera menyebar ke sekolah dan universitas lain di seluruh Amerika Serikat.

Dibuat sebagai permainan dalam ruangan

Bola basket diciptakan sebagai permainan dalam ruangan oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891. Naismith sedang mencari permainan yang dapat dimainkan oleh murid-muridnya di Springfield College selama musim dingin yang panjang dan bersalju.

Baca Juga :  Arti Gathering

Cuaca musim dingin yang tidak mendukung

Springfield, Massachusetts mengalami musim dingin yang panjang dan bersalju, sehingga Naismith perlu menemukan permainan dalam ruangan untuk murid-muridnya.

Kurangnya pilihan permainan dalam ruangan

Pada saat itu, pilihan permainan dalam ruangan sangat terbatas, terutama untuk permainan yang dapat dimainkan oleh kelompok besar.

Ukuran lapangan yang kecil

Naismith menginginkan permainan yang dapat dimainkan di ruang yang relatif kecil, seperti ruang olahraga atau gimnasium.

Peralatan yang mudah didapat

Naismith menggunakan dua keranjang buah persik sebagai sasaran dan bola sepak sebagai bola. Peralatan ini mudah didapat dan tidak memerlukan biaya yang mahal.

Bola basket dengan cepat menjadi populer sebagai permainan dalam ruangan, karena dapat dimainkan oleh siapa saja, tidak memerlukan peralatan khusus, dan dapat dimainkan di ruang yang relatif kecil. Permainan ini juga terbukti menjadi cara yang bagus untuk berolahraga dan bersenang-senang.

Awalnya dimainkan dengan dua keranjang buah persik

Ketika Dr. James Naismith menciptakan permainan bola basket pada tahun 1891, ia menggunakan dua keranjang buah persik sebagai sasaran. Keranjang-keranjang ini dipasang pada tiang setinggi 10 kaki (3,05 meter) di kedua ujung lapangan.

Keterbatasan peralatan

Pada saat itu, Naismith tidak memiliki akses ke peralatan khusus seperti papan backboard dan ring basket. Ia harus menggunakan bahan-bahan yang tersedia, dan keranjang buah persik adalah pilihan yang praktis.

Ukuran dan bentuk yang مناسب

Keranjang buah persik memiliki ukuran dan bentuk yang cocok untuk digunakan sebagai sasaran dalam permainan bola basket. Keranjang cukup besar untuk menampung bola, tetapi tidak terlalu besar sehingga sulit untuk memasukkan bola ke dalamnya.

Mudah digantung

Keranjang buah persik dapat dengan mudah digantung pada tiang menggunakan tali atau kawat. Ini membuat proses pemasangan dan pemindahan keranjang menjadi mudah.

Biaya yang murah

Keranjang buah persik adalah barang yang murah dan mudah didapat. Ini membuat permainan bola basket dapat diakses oleh siapa saja, bahkan mereka yang memiliki anggaran terbatas.

Meskipun keranjang buah persik pada awalnya digunakan sebagai sasaran dalam permainan bola basket, namun keranjang tersebut kemudian diganti dengan papan backboard dan ring basket. Namun, penggunaan keranjang buah persik sebagai sasaran awal tetap menjadi bagian penting dari sejarah permainan bola basket.

Jumlah pemain awalnya 9 orang per tim

Ketika Dr. James Naismith menciptakan permainan bola basket pada tahun 1891, ia menetapkan jumlah pemain awal sebanyak 9 orang per tim. Jumlah pemain ini dipilih oleh Naismith karena beberapa alasan:

1. Ukuran lapangan

Lapangan bola basket pertama yang digunakan oleh Naismith berukuran 40 x 20 kaki (12,2 x 6,1 meter). Lapangan ini相对来说 kecil dibandingkan dengan lapangan bola basket modern, sehingga jumlah pemain yang lebih sedikit akan membuat permainan lebih mudah dimainkan dan mengurangi risiko terjadinya tabrakan antar pemain.

2. Keseimbangan permainan

Dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, setiap pemain akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyentuh bola dan berkontribusi terhadap permainan. Hal ini akan membuat permainan lebih seimbang dan menarik.

3. Aturan permainan

Aturan permainan bola basket yang dibuat oleh Naismith pada awalnya cukup sederhana, dan jumlah pemain yang lebih sedikit akan membuat aturan-aturan tersebut lebih mudah diterapkan dan dipahami.

Namun, seiring dengan berkembangnya permainan bola basket, jumlah pemain per tim постепенно увеличивается. Pada tahun 1897, jumlah pemain per tim diubah menjadi 7 orang, dan pada tahun 1934, jumlah pemain per tim ditetapkan menjadi 5 orang, seperti yang kita kenal sekarang.

Meskipun jumlah pemain per tim telah berubah, namun prinsip dasar permainan bola basket tetap sama: memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sambil mencegah tim lawan melakukan hal yang sama.

Lapangan awalnya berukuran 40 x 20 kaki

Lapangan bola basket pertama yang digunakan oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891 berukuran 40 x 20 kaki (12,2 x 6,1 meter). Ukuran lapangan ini dipilih oleh Naismith karena beberapa alasan:

Ukuran ruang yang tersedia

Naismith menciptakan permainan bola basket di ruang olahraga Springfield College yang berukuran 40 x 20 kaki. Ukuran lapangan ini disesuaikan dengan ukuran ruang olahraga yang tersedia.

Jumlah pemain

Dengan jumlah pemain awal sebanyak 9 orang per tim, lapangan berukuran 40 x 20 kaki memberikan ruang yang cukup bagi para pemain untuk bergerak dan bermain dengan nyaman.

Keseimbangan permainan

Ukuran lapangan yang relatif kecil membuat permainan lebih cepat dan lebih seimbang. Setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menyentuh bola dan berkontribusi terhadap permainan.

Keselamatan pemain

Lapangan berukuran kecil mengurangi risiko terjadinya tabrakan antar pemain, sehingga membuat permainan lebih aman.

Seiring dengan berkembangnya permainan bola basket, ukuran lapangan juga mengalami perubahan. Pada tahun 1897, ukuran lapangan diubah menjadi 50 x 25 kaki (15,2 x 7,6 meter), dan pada tahun 1934, ukuran lapangan ditetapkan menjadi 94 x 50 kaki (28,7 x 15,2 meter), seperti yang kita kenal sekarang.

Meskipun ukuran lapangan telah berubah, namun prinsip dasar permainan bola basket tetap sama: memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sambil mencegah tim lawan melakukan hal yang sama.

Baca Juga :  Manis dan Asam

Aturan awal hanya terdiri dari 13 poin

Ketika Dr. James Naismith menciptakan permainan bola basket pada tahun 1891, ia juga menyusun 13 aturan dasar untuk permainan tersebut. Aturan-aturan ini cukup sederhana dan mudah dipahami, dan dirancang untuk memastikan bahwa permainan tetap adil dan menyenangkan bagi semua orang yang terlibat.

Berikut adalah 13 aturan awal permainan bola basket:

1. Bola bisa dilempar ke segala arah dengan satu atau kedua tangan.
2. Bola tidak boleh dibawa, kecuali sambil berlari.
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari dengan bola. Pemain harus mengoper bola dari satu tempat ke tempat lain.
4. Bola harus dipegang di dalam atau di antara kedua telapak tangan. Lengan atau bagian tubuh lainnya tidak boleh digunakan.
5. Tidak diperbolehkan menabrak, mendorong, memegang, atau memukul lawan dengan cara apa pun. Pelanggaran pertama terhadap aturan ini akan mengakibatkan hilangnya bola untuk tim yang melakukan pelanggaran; pelanggaran kedua akan mengakibatkan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran hingga pertandingan berikutnya.
6. Tidak diperbolehkan memukul bola dengan kepalan tangan (violations). Pelanggaran aturan ini akan mengakibatkan hilangnya bola untuk tim yang melakukan pelanggaran.
7. Jika salah satu pihak melakukan tiga pelanggaran berturut-turut, maka pihak lawan akan mendapatkan satu poin.
8. Poin diberikan ketika bola dilempar atau dipukul ke dalam keranjang lawan, baik dari lapangan atau dari posisi bebas lemparan.
9. Jika bola keluar lapangan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam permainan oleh orang pertama yang menyentuhnya. Jika terjadi perselisihan, wasit akan melakukan lemparan ke dalam.
10. Wasit bertugas untuk mencatat pelanggaran dan menghitung poin. Keputusan wasit bersifat final.
11. Waktu pertandingan adalah 15 menit, dengan istirahat 5 menit di antara kedua babak.
12. Pihak yang memperoleh poin terbanyak pada akhir pertandingan akan menjadi pemenangnya.
13. Aturan-aturan ini dapat diubah kapan saja dengan persetujuan dua pertiga suara.

Aturan-aturan awal ini telah mengalami beberapa perubahan dan penambahan seiring dengan berkembangnya permainan bola basket. Namun, prinsip dasar permainan tetap sama: memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sambil mencegah tim lawan melakukan hal yang sama.

Bola basket pertama kali dimainkan di Springfield, Massachusetts

Pada tanggal 21 Desember 1891, permainan bola basket pertama dimainkan di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari 9 orang pemain di ruang olahraga Springfield College. Tim pertama dipimpin oleh Dr. James Naismith, pencipta permainan bola basket, dan tim kedua dipimpin oleh Edwin Barker, seorang mahasiswa Springfield College.

Pertandingan pertama ini dimainkan menggunakan dua keranjang buah persik sebagai sasaran dan bola sepak sebagai bola. Lapangan permainan berukuran 40 x 20 kaki (12,2 x 6,1 meter), dan aturan permainan terdiri dari 13 poin dasar.

Permainan bola basket pertama ini berlangsung selama 30 menit, dengan skor akhir 9-0 untuk tim yang dipimpin oleh Dr. Naismith. Meskipun skornya tidak tinggi, namun pertandingan ini menjadi tonggak sejarah dalam perkembangan permainan bola basket.

Springfield College, tempat permainan bola basket pertama dimainkan, kemudian menjadi pusat pengembangan permainan bola basket. Pada tahun 1894, Springfield College menjadi tuan rumah pertandingan bola basket antar perguruan tinggi pertama, dan pada tahun 1895, Asosiasi Atletik Perguruan Tinggi Nasional (NCAA) didirikan di Springfield College.

Kota Springfield, Massachusetts, kini dikenal sebagai tempat kelahiran permainan bola basket. Setiap tahun, kota ini menyelenggarakan turnamen bola basket tingkat sekolah menengah atas yang disebut “Hoophall Classic”. Turnamen ini merupakan salah satu turnamen bola basket sekolah menengah atas paling bergengsi di Amerika Serikat.

Permainan ini dengan cepat menjadi populer di seluruh dunia

Setelah diciptakan oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891, permainan bola basket dengan cepat menjadi populer di seluruh dunia. Pada tahun 1893, permainan bola basket diperkenalkan di Kanada, dan pada tahun 1894, permainan ini diperkenalkan di Tiongkok dan Jepang.

Pada awal abad ke-20, bola basket telah menjadi olahraga populer di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Asia. Pada tahun 1904, bola basket menjadi olahraga demonstrasi di Olimpiade Musim Panas 1904 di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Pada tahun 1936, bola basket resmi menjadi olahraga Olimpiade di Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, Jerman. Sejak saat itu, bola basket terus menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia, dimainkan oleh jutaan orang di lebih dari 200 negara.

Popularitas bola basket di seluruh dunia dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, antara lain:

  • Peraturan permainan yang sederhana dan mudah dipahami.
  • Lapangan permainan yang relatif kecil, sehingga dapat dimainkan di ruang yang terbatas.
  • Bola basket adalah olahraga yang dinamis dan menarik untuk ditonton.
  • Bola basket adalah olahraga yang dapat dimainkan oleh orang-orang dari segala usia dan kemampuan.

Bola basket kini menjadi olahraga global yang dinikmati oleh jutaan orang di seluruh dunia. Permainan ini telah memberikan inspirasi bagi banyak orang, dan telah membantu untuk mempromosikan kesehatan, kebugaran, dan sportivitas.

Baca Juga :  Rendang Berasal Dari

Bola basket menjadi olahraga Olimpiade pada tahun 1936

Bola basket resmi menjadi olahraga Olimpiade di Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, Jerman. Keputusan untuk memasukkan bola basket sebagai olahraga Olimpiade diambil pada tahun 1934 oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Pada Olimpiade Musim Panas 1936, terdapat 23 negara yang berpartisipasi dalam pertandingan bola basket putra. Amerika Serikat memenangkan medali emas setelah mengalahkan Kanada di pertandingan final dengan skor 19-8. Jerman memenangkan medali perunggu setelah mengalahkan Meksiko di pertandingan perebutan tempat ketiga.

Bola basket putri baru menjadi olahraga Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 1976 di Montreal, Kanada. Amerika Serikat memenangkan medali emas pertama dalam bola basket putri setelah mengalahkan Uni Soviet di pertandingan final dengan skor 112-77.

Sejak tahun 1936, bola basket telah menjadi salah satu olahraga paling populer di Olimpiade. Pertandingan bola basket Olimpiade selalu menarik banyak penonton dan diliput secara luas oleh media massa.

Bola basket Olimpiade telah memberikan kesempatan bagi para pemain terbaik dunia untuk bersaing satu sama lain dan mewakili negara mereka. Beberapa pemain bola basket terhebat sepanjang masa, seperti Michael Jordan, LeBron James, dan Kobe Bryant, pernah berpartisipasi dalam Olimpiade.

Bola basket Olimpiade telah membantu untuk mempromosikan olahraga bola basket di seluruh dunia dan menginspirasi banyak orang untuk bermain bola basket.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya tentang permainan bola basket yang diciptakan oleh Dr. James Naismith:

Pertanyaan 1: Kapan permainan bola basket diciptakan?
Jawaban: Permainan bola basket diciptakan pada tanggal 21 Desember 1891.

Pertanyaan 2: Siapa yang menciptakan permainan bola basket?
Jawaban: Permainan bola basket diciptakan oleh Dr. James Naismith, seorang instruktur pendidikan jasmani Kanada.

Pertanyaan 3: Di mana permainan bola basket pertama kali dimainkan?
Jawaban: Permainan bola basket pertama kali dimainkan di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.

Pertanyaan 4: Mengapa Dr. James Naismith menciptakan permainan bola basket?
Jawaban: Dr. James Naismith menciptakan permainan bola basket sebagai permainan dalam ruangan untuk murid-muridnya selama musim dingin yang panjang dan bersalju.

Pertanyaan 5: Berapa jumlah pemain dalam permainan bola basket pertama?
Jawaban: Dalam permainan bola basket pertama, terdapat 9 pemain dalam setiap tim.

Pertanyaan 6: Apa yang digunakan sebagai sasaran dalam permainan bola basket pertama?
Jawaban: Dalam permainan bola basket pertama, dua keranjang buah persik digunakan sebagai sasaran.

Pertanyaan 7: Kapan bola basket menjadi olahraga Olimpiade?
Jawaban: Bola basket menjadi olahraga Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, Jerman.

Kami harap FAQ ini telah menjawab pertanyaan Anda tentang permainan bola basket yang diciptakan oleh Dr. James Naismith. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.

Selain informasi di atas, berikut adalah beberapa tips tambahan tentang permainan bola basket:

Tips

Berikut adalah beberapa tips praktis untuk bermain bola basket:

1. Berlatihlah secara teratur.

Seperti halnya olahraga lainnya, latihan adalah kunci untuk meningkatkan keterampilan bola basket Anda. Berlatihlah mendribel bola, menembak bola, dan mengoper bola secara teratur. Semakin banyak Anda berlatih, semakin baik Anda akan bermain dalam pertandingan.

2. Kuasai dasar-dasarnya.

Sebelum Anda mulai mencoba gerakan-gerakan yang lebih rumit, pastikan Anda telah menguasai dasar-dasar bola basket. Ini termasuk dribbling, passing, dan shooting. Dengan menguasai dasar-dasarnya, Anda akan dapat membangun fondasi yang kuat untuk keterampilan Anda yang lebih maju.

3. Bekerja sama dengan tim Anda.

Bola basket adalah olahraga tim, jadi penting untuk bekerja sama dengan rekan satu tim Anda. Berkomunikasilah secara efektif, saling membantu, dan tetaplah positif. Dengan bekerja sama sebagai sebuah tim, Anda akan meningkatkan peluang Anda untuk menang.

4. Jaga kesehatan dan kebugaran Anda.

Untuk bermain bola basket dengan baik, Anda perlu menjaga kesehatan dan kebugaran Anda. Ini berarti makan makanan yang sehat, cukup tidur, dan berolahraga secara teratur. Dengan menjaga kesehatan dan kebugaran Anda, Anda akan memiliki energi dan stamina yang Anda butuhkan untuk bermain bola basket dengan baik.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat meningkatkan keterampilan bola basket Anda dan menikmati permainan ini dengan lebih baik.

Kesimpulannya, permainan bola basket adalah olahraga yang menyenangkan dan bermanfaat yang dapat dinikmati oleh orang-orang dari segala usia dan kemampuan. Dengan sedikit latihan dan kerja keras, Anda dapat meningkatkan keterampilan bola basket Anda dan menikmati permainan ini dengan lebih baik.

Kesimpulan

Permainan bola basket, yang diciptakan oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891, telah menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia. Permainan ini telah berevolusi dari waktu ke waktu, tetapi prinsip dasarnya tetap sama: memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sambil mencegah tim lawan melakukan hal yang sama.

Permainan bola basket mengajarkan banyak hal berharga, seperti kerja sama tim, sportivitas, dan ketekunan. Permainan ini juga merupakan cara yang bagus untuk berolahraga dan bersenang-senang.

Jika Anda belum pernah bermain bola basket, saya mendorong Anda untuk mencobanya. Ini adalah permainan yang hebat untuk orang-orang dari segala usia dan kemampuan. Anda tidak perlu menjadi pemain profesional untuk menikmati permainan bola basket. Yang Anda butuhkan hanyalah bola dan beberapa teman.

Jadi, ambil bola basket dan mulailah bermain! Siapa tahu, Anda mungkin saja menjadi bintang bola basket berikutnya.


Rekomendasi Herbal Alami:

Artikel Terkait

Bagikan:

sisca

Halo, Perkenalkan nama saya Sisca. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..