Panitia Sembilan

sisca


Panitia Sembilan

**Panitia Sembilan: Sejarah, Tugas, dan Peranannya dalam Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia**
**Pendahuluan**
Panitia Sembilan merupakan sebuah badan persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibentuk pada tanggal 22 Mei 1945. Panitia ini dibentuk oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Panitia Sembilan mempunyai tugas untuk menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.
**Sejarah Pembentukan Panitia Sembilan**
Panitia Sembilan dibentuk sebagai tindak lanjut dari Sidang BPUPKI yang pertama. Dalam sidang tersebut, para peserta menyepakati beberapa hal penting, salah satunya adalah pembentukan panitia kecil untuk mempersiapkan rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Panitia kecil ini kemudian diberi nama Panitia Sembilan.
Panitia Sembilan terdiri dari sembilan orang anggota, yaitu:
1. Soekarno
2. Mohammad Hatta
3. Ki Hadjar Dewantara
4. Moh. Yamin
5. Soepomo
6. Wongsonegoro
7. Agus Salim
8. Abikusno Tjokrosujoso
9. Abdul Kahar Muzakkir
**Tugas dan Peranan Panitia Sembilan**
Panitia Sembilan mempunyai tugas untuk menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Panitia Sembilan juga bertugas untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan kemerdekaan Indonesia.
**Peranan Panitia Sembilan dalam Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia**
Panitia Sembilan memainkan peranan yang sangat penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian disahkan oleh BPUPKI dalam Sidang BPUPKI yang kedua.
Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.
**Penutup**
Panitia Sembilan merupakan salah satu badan persiapan kemerdekaan Indonesia yang paling penting. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Panitia Sembilan

Panitia Sembilan merupakan badan persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibentuk pada tanggal 22 Mei 1945. Panitia ini beranggotakan sembilan orang dan mempunyai tugas untuk menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

  • Badan persiapan kemerdekaan
  • Dibentuk tanggal 22 Mei 1945
  • Beranggotakan sembilan orang
  • Tugas: menyusun rancangan UUD
  • Rancangan UUD menjadi dasar proklamasi
  • Peranan sangat penting
  • Membantu mempersiapkan kemerdekaan

Panitia Sembilan memainkan peranan yang sangat penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

Badan persiapan kemerdekaan

Panitia Sembilan merupakan salah satu badan persiapan kemerdekaan Indonesia. Selain Panitia Sembilan, terdapat beberapa badan persiapan kemerdekaan lainnya, yaitu:

  • Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)

    BPUPKI dibentuk pada tanggal 29 April 1945. BPUPKI bertugas untuk menyelidiki dan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pembentukan negara Indonesia merdeka. BPUPKI mengadakan dua kali sidang, yaitu pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 dan tanggal 10 – 16 Juli 1945. Dalam sidang-sidang tersebut, BPUPKI berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

  • Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)

    PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945. PPKI bertugas untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan kemerdekaan Indonesia. PPKI mengadakan sidang pertama pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam sidang tersebut, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. PPKI juga memilih Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

  • Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

    KNIP dibentuk pada tanggal 29 Agustus 1945. KNIP merupakan lembaga perwakilan rakyat pertama di Indonesia. KNIP bertugas untuk membantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan.

  • Badan Keamanan Rakyat (BKR)

    BKR dibentuk pada tanggal 23 Agustus 1945. BKR merupakan cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI). BKR bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban negara.

Baca Juga :  Apa itu Panitia Pengelola Zakat dan Peran Pentingnya

Semua badan persiapan kemerdekaan tersebut memainkan peranan yang sangat penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Badan-badan tersebut bekerja sama untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan kemerdekaan Indonesia.

Dibentuk tanggal 22 Mei 1945

Panitia Sembilan dibentuk pada tanggal 22 Mei 1945 oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pembentukan Panitia Sembilan merupakan tindak lanjut dari Sidang BPUPKI yang pertama. Dalam sidang tersebut, para peserta menyepakati beberapa hal penting, salah satunya adalah pembentukan panitia kecil untuk mempersiapkan rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

Panitia Sembilan beranggotakan sembilan orang, yaitu:

  1. Soekarno
  2. Mohammad Hatta
  3. Ki Hadjar Dewantara
  4. Moh. Yamin
  5. Soepomo
  6. Wongsonegoro
  7. Agus Salim
  8. Abikusno Tjokrosujoso
  9. Abdul Kahar Muzakkir

Panitia Sembilan dipimpin oleh Soekarno dan Mohammad Hatta. Panitia Sembilan bertugas untuk menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

Panitia Sembilan bekerja dengan sangat cepat. Dalam waktu kurang dari dua minggu, Panitia Sembilan berhasil menyelesaikan tugasnya. Rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia kemudian diserahkan kepada BPUPKI.

Rancangan-rancangan tersebut kemudian disahkan oleh BPUPKI dalam Sidang BPUPKI yang kedua. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pembentukan Panitia Sembilan pada tanggal 22 Mei 1945 merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Beranggotakan sembilan orang

Panitia Sembilan beranggotakan sembilan orang, yaitu:

  1. Soekarno
  2. Mohammad Hatta
  3. Ki Hadjar Dewantara
  4. Moh. Yamin
  5. Soepomo
  6. Wongsonegoro
  7. Agus Salim
  8. Abikusno Tjokrosujoso
  9. Abdul Kahar Muzakkir

Anggota Panitia Sembilan dipilih berdasarkan perwakilan dari berbagai golongan dan daerah di Indonesia. Soekarno dan Mohammad Hatta mewakili golongan nasionalis. Ki Hadjar Dewantara mewakili golongan pendidikan. Moh. Yamin mewakili golongan pemuda. Soepomo mewakili golongan hukum. Wongsonegoro mewakili golongan agama Islam. Agus Salim mewakili golongan agama Islam. Abikusno Tjokrosujoso mewakili golongan pengusaha. Abdul Kahar Muzakkir mewakili golongan agama Islam.

Pemilihan anggota Panitia Sembilan dilakukan dengan sangat hati-hati. BPUPKI ingin memastikan bahwa Panitia Sembilan terdiri dari orang-orang yang terbaik dan paling kompeten di bidangnya masing-masing.

Anggota Panitia Sembilan bekerja dengan sangat keras dan penuh dedikasi. Mereka menyadari bahwa tugas yang mereka emban sangat penting bagi masa depan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyelesaikan tugasnya dalam waktu kurang dari dua minggu. Rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang mereka susun kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Keberhasilan Panitia Sembilan dalam menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi bangsa dan negara Indonesia.

Tugas: menyusun rancangan UUD

Tugas utama Panitia Sembilan adalah menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia (UUD). Panitia Sembilan bekerja dengan sangat cepat dan penuh dedikasi. Dalam waktu kurang dari dua minggu, Panitia Sembilan berhasil menyelesaikan tugasnya.

  • Merumuskan dasar negara Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila. Pancasila terdiri dari lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

  • Merumuskan bentuk negara Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan bentuk negara Indonesia, yaitu Republik.

  • Merumuskan sistem pemerintahan Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan sistem pemerintahan Indonesia, yaitu presidensial.

  • Merumuskan hak dan kewajiban warga negara Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan hak dan kewajiban warga negara Indonesia. Hak dan kewajiban tersebut tercantum dalam UUD.

Baca Juga :  Jadwal MU vs City

Rancangan UUD yang disusun oleh Panitia Sembilan kemudian disahkan oleh BPUPKI dalam Sidang BPUPKI yang kedua. Rancangan UUD tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Penyusunan rancangan UUD oleh Panitia Sembilan merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Rancangan UUD tersebut menjadi dasar bagi pembentukan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Rancangan UUD menjadi dasar proklamasi

Rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia (UUD) yang disusun oleh Panitia Sembilan menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

Naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia berisi pernyataan bahwa bangsa Indonesia merdeka dan terlepas dari segala ikatan penjajahan. Naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia juga berisi pernyataan bahwa segala urusan pemerintahan negara Indonesia diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia sendiri.

Penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia berdasarkan rancangan UUD yang disusun oleh Panitia Sembilan menunjukkan bahwa Panitia Sembilan telah mempersiapkan segala sesuatu dengan matang untuk pelaksanaan kemerdekaan Indonesia.

Rancangan UUD yang disusun oleh Panitia Sembilan juga menjadi dasar bagi pembentukan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat memiliki pemerintahan sendiri, rakyat sendiri, dan wilayah sendiri.

Pembentukan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat merupakan cita-cita seluruh rakyat Indonesia. Cita-cita tersebut telah diperjuangkan oleh rakyat Indonesia selama berabad-abad. Panitia Sembilan telah berhasil mewujudkan cita-cita tersebut melalui penyusunan rancangan UUD yang menjadi dasar bagi pembentukan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Peranan sangat penting

Panitia Sembilan memainkan peranan yang sangat penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Peran-peran tersebut antara lain:

  • Merumuskan dasar negara Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila. Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang bersifat final dan mengikat.

  • Merumuskan bentuk negara Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan bentuk negara Indonesia, yaitu Republik. Negara Republik Indonesia merupakan negara yang berkedaulatan rakyat.

  • Merumuskan sistem pemerintahan Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan sistem pemerintahan Indonesia, yaitu presidensial. Sistem pemerintahan presidensial merupakan sistem pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden.

  • Merumuskan hak dan kewajiban warga negara Indonesia

    Panitia Sembilan merumuskan hak dan kewajiban warga negara Indonesia. Hak dan kewajiban tersebut tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

Peran-peran yang dimainkan oleh Panitia Sembilan sangat penting bagi persiapan kemerdekaan Indonesia. Peran-peran tersebut menjadi dasar bagi pembentukan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Membantu mempersiapkan kemerdekaan

Selain menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia (UUD), Panitia Sembilan juga membantu mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan cara:

  • Menyiapkan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia

    Naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia disusun berdasarkan rancangan UUD yang disusun oleh Panitia Sembilan. Naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

  • Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

    KNIP merupakan lembaga perwakilan rakyat pertama di Indonesia. KNIP dibentuk pada tanggal 29 Agustus 1945. KNIP bertugas untuk membantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan.

  • Membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR)

    BKR merupakan cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI). BKR dibentuk pada tanggal 23 Agustus 1945. BKR bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban negara.

  • Mengirim delegasi ke luar negeri

    Panitia Sembilan mengirim delegasi ke luar negeri untuk mencari dukungan bagi kemerdekaan Indonesia. Delegasi tersebut dipimpin oleh Soetan Sjahrir. Delegasi tersebut berhasil mendapatkan dukungan dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.

Peran Panitia Sembilan dalam membantu mempersiapkan kemerdekaan Indonesia sangat penting. Peran-peran tersebut membantu memperlancar proses persiapan kemerdekaan Indonesia.

FAQ

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum tentang Panitia Sembilan:

Pertanyaan 1: Apa itu Panitia Sembilan?
Panitia Sembilan adalah badan persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibentuk oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 22 Mei 1945.

Baca Juga :  Makna Lambang Pancasila Sila 1-5

Pertanyaan 2: Siapa saja anggota Panitia Sembilan?
Anggota Panitia Sembilan adalah Soekarno, Mohammad Hatta, Ki Hadjar Dewantara, Moh. Yamin, Soepomo, Wongsonegoro, Agus Salim, Abikusno Tjokrosujoso, dan Abdul Kahar Muzakkir.

Pertanyaan 3: Apa tugas Panitia Sembilan?
Tugas Panitia Sembilan adalah menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia (UUD) dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

Pertanyaan 4: Apa hasil kerja Panitia Sembilan?
Hasil kerja Panitia Sembilan adalah rancangan UUD dan rancangan Pembukaan UUD. Rancangan-rancangan tersebut kemudian disahkan oleh BPUPKI dalam Sidang BPUPKI yang kedua.

Pertanyaan 5: Apa peran Panitia Sembilan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia?
Peran Panitia Sembilan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia sangat penting. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan UUD dan rancangan Pembukaan UUD. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Pertanyaan 6: Mengapa Panitia Sembilan disebut sebagai “sembilan wali” atau “wali sembilan” oleh masyarakat Indonesia?
Panitia Sembilan disebut sebagai “sembilan wali” atau “wali sembilan” oleh masyarakat Indonesia karena mereka dianggap sebagai tokoh-tokoh yang bijaksana dan berjasa dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Pertanyaan 7: Kapan Panitia Sembilan dibubarkan?
Panitia Sembilan dibubarkan pada tanggal 19 Agustus 1945 setelah tugasnya selesai.

Demikian beberapa pertanyaan umum tentang Panitia Sembilan. Semoga bermanfaat.

Panitia Sembilan merupakan salah satu badan persiapan kemerdekaan Indonesia yang paling penting. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Tips

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memahami Panitia Sembilan:

1. Pelajari sejarah pembentukan Panitia Sembilan
Untuk memahami Panitia Sembilan, penting untuk mempelajari sejarah pembentukannya. Panitia Sembilan dibentuk oleh BPUPKI pada tanggal 22 Mei 1945. Pembentukan Panitia Sembilan merupakan tindak lanjut dari Sidang BPUPKI yang pertama.

2. Kenali anggota Panitia Sembilan
Panitia Sembilan terdiri dari sembilan orang anggota. Anggota Panitia Sembilan adalah tokoh-tokoh nasional yang berasal dari berbagai latar belakang. Untuk memahami Panitia Sembilan, penting untuk mengenal anggota-anggotanya.

3. Pahami tugas dan peran Panitia Sembilan
Tugas utama Panitia Sembilan adalah menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia (UUD) dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Panitia Sembilan juga berperan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

4. Pelajari hasil kerja Panitia Sembilan
Hasil kerja Panitia Sembilan adalah rancangan UUD dan rancangan Pembukaan UUD. Rancangan-rancangan tersebut kemudian disahkan oleh BPUPKI dalam Sidang BPUPKI yang kedua. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

5. Kunjungi museum atau monumen yang terkait dengan Panitia Sembilan
Untuk memperdalam pemahaman tentang Panitia Sembilan, dapat mengunjungi museum atau monumen yang terkait dengan Panitia Sembilan. Misalnya, Museum Kemerdekaan Indonesia di Jakarta atau Monumen Panitia Sembilan di Yogyakarta.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang Panitia Sembilan.

Panitia Sembilan merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Kesimpulan

Panitia Sembilan merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia dan rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Rancangan-rancangan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyusunan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Peran Panitia Sembilan sangat penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Panitia Sembilan berhasil menyusun dasar-dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila, bentuk negara Indonesia, yaitu Republik, dan sistem pemerintahan Indonesia, yaitu presidensial. Panitia Sembilan juga berperan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan cara menyusun naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia, membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR), dan mengirim delegasi ke luar negeri.

Pengorbanan dan jasa-jasa Panitia Sembilan patut kita kenang dan hargai. Panitia Sembilan telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi bangsa dan negara Indonesia. Panitia Sembilan telah menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berjuang demi kemajuan dan kejayaan Indonesia.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan pencerahan bagi kita semua.


Rekomendasi Herbal Alami:

Artikel Terkait

Bagikan:

sisca

Halo, Perkenalkan nama saya Sisca. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..