Workshop Penyusunan Anggaran IAIN Purwokerto Tahun 2020

Perubahan kebijakan IAIN Purwokerto menuntut adanya penyesuaian dan pengembangan dalam menyusun program dan anggaran tahun berikutnya. Diantaranya adalah pendidikan dan pembelajaran dengan ICT, pengembangan akademik dan kerjasama terutama pengembangan budaya banyumas raya dan nusantara raya serta menjadikan penelitian dan pengabdian sebagai tradisi.

Demikian diungkapkan Rektor IAIN Purwokerto Dr. Moh. Roqib saat memberikan arahan dalam Workshop Kebijakan Penyusunan Program dan Anggaran IAIN Purwokerto Tahun Anggaran 2020 di Hotel Java Heritage, Sabtu (18/05).

Hadir sebagai pembicara utama Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Pendidikan Islam, Ridwan, M.Pd.I. dalam paparannya Ridwan menjelaskan bahwa proyek prioritas nasional untuk memperkuat penyelenggaraan Perguruan Tinggi  (PT) berkualitas adalah PT sebagai produsen IPTEK dan inovasi, upaya peningkatan kualitas dan pemanfaatan penelitian dan peningkatan kualitas lulusan PT.

Ridwan menambahkan arah kebijakan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2020-2024 adalah mengembangkan keunggulan kompetitif di bidang integrasi ilmu dan agama yang moderat dengan sains dan teknologi.

“Dalam rangka memperkuat penyelenggaran PT yang berkualitas. Apakah perencanaan anggaran sudah mengarahkan dalam pencapaian arah kebijakan, “Tanya Ridwan

Untuk menjawab hal itu Ridwan kemudian memaparkan simulasi arah dan kebijakan tahun 2020 beserta indikator kinerja dan target yang ingin dicapai

Ridwan juga menjelaskan usulan kenaikan anggaran untuk penyelenggarann PTKI pada tahun 2020 yang digunakan untuk penyelesaian pengadaan tanah, pembangunan gedung, pendampingan kualitas PTKIN, Beasiswa dan BOPTN.     

Sementara itu Kasubbag Perencanaan IAIN Purwokerto Nasihatul Munjidah menjelaskan bahwa Workshop ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan Akademik dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait anggaran dan menentukan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan anggaran tahun 2020.