Warek II Harap Alumni Diklat Revolusi Mental Jadi Agen Perubahan

Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang bekerjasama dengan IAIN Purwokweto menyelenggarakan Diklat Revolusi Mental Budaya Kerja Pelayanan Bagi Perguruan Tinggi Agama di IAIN Purwokwerto. Diklat tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat Lantai 4 selama 6 hari mulai tanggal 20-25 Mei 2019. Peserta Diklat sebanyak 40 ASN terdiri dari Dosen dan Tenaga Kependidikan IAIN Purwokerto.
Kepala Biro AUAK IAIN Purwokerto Masmin Afif mengucapkan terimakasih kepada BDK Semarang yang memberikan alokasi Diklat Revolusi Mental bagi ASN IAIN Purwokerto, menurut Masmin Afif Revolusi Mental sejalan dengan 5 nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan.
“Semoga dengan nilai nilai yang diterima dalam Diklat ini dapat diaplikasikan bersama-sama untuk meningkatkan pelayanan di IAIN Purwokerto, “harapnya saat membuka Diklat.
Materi yang diberikan diantaranya building rapport, Action Plan, jati diri bangsa, pancasila, konsep budaya dan konsep peningkatan pelayanan kepada masyarakat
Alokasi materi pelatihan yang diberikan 70% praktek dan 30% teori dengan kombinasi berbagai metode diantaranya presentasi, tanya jawab, diskusi kelompok permasalahan di unit kerja dan solusinya serta simulasi dan permainan. Untuk evaluasi peserta diberi tugas individu dan kelompok berupa action plan serta mengikuti pre test dan post test.
Menurut Solichin selaku Widyaiswara, tujuan dari Diklat revolusi mental ini adalah meningkatkan kompetensi ASN dalam melakukan perubahan yang cepat agar mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas dengan sasaran penyempurnaan sistem manajemen kerja dan peningkatan perilaku pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel dan responsif.
Sementara itu saat menutup Diklat, Wakil Rektor II IAIN Purwokerto, Ridwan berharap ASN yang mengikuti pelatihan sebagai agen perubahan dalam pelayanan kepada masyarakat yang dimulai dari diri sendiri sebagaimana dicontohkan dalam perintah sholat oleh Rasulullah SAW.
“Karena selalu memberikan tauladan yang baik, maka Rasulullah SAW adalah sang revolusioner, “ungkap Ridwan.
“saya harap pelatihan ini berdampak positif bagi perkembangan IAIN Purwokerto kedepan, nanti sejarah yang akan memberikan penilaian dan saya ucapkan selamat kepada alumni Diklat revolusi mental, “tutupnya. (acm)