Wakil Rektor II Buka FGD Pengelolaan BMN

Wakil Rektor II IAIN Purwokerto Ridwan membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan BMN tentang Tata Cara Penghapusan Inventaris Tahun 2019 sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 83 tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) di Ruang Sidang lantai 2 Gedung Rektorat, Selasa (30/07).

Ridwan mengatakan tata kelola BMN IAIN Purwokerto mempunyai tugas besar untuk memfungsikan barang yang ada menjadi bernilai, bermanfaat dan memiliki daya guna yang produktif berdasarkan peraturan yang berlaku.

“BMN dalam terminologi agama merupakan amanah, satu sisi bisa bernilai ibadah, disisi lain bisa berdosa secara sosial, “kata Ridwan dihadapan para Kabag, Kasubbag dan Pengelola BMN.

Diskusi ini menurut Ridwan bermanfaat untuk meminta penjelasan dari para Narasumber agar bisa dijadikan kerangka acuan kebijakan IAIN Purwokerto dalam mengelola aset khususnya penghapusan barang.

FGD ini menjelaskan landasan yuridis dalam pengelolaan barang, kemudian mendiskusikan pokok pemikiran dan siklus dalam pengelolaan BMN khususnya pemusnahan dan penghapusan barang.

Terakhir dipaparkan isu terkini mengenai hasil pemeriksaan BPK atas Revaluasi Aset, Jabatan Fungsional Penatalaksana Barang, Asuransi BMN dan percepatan sertipikasi BMN.

Hadir sebagai Narasumber Ratumas Emilia Kasubbag Penghapusan dan Pemindahtanganan BMN Setjen Kementerian Agama dan Bambang Sudarnadi Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Purwokerto. (acm)

Print Friendly, PDF & Email