UKM KSR PMI Unit IAIN Purwokerto Gelar Latihan Gabungan se-Kabupaten Banyumas

Purwokerto- Unit Kegiatan Khusus KSR PMI Unit IAIN Purwokerto mengadakan acara Latihan Gabungan Restoring Family Link dalam Kebencanaan se Kabupaten Banyumas bertempat di Gedung Center Student IAIN Purwokerto pada, Minggu (17/11/2019).

Acara ini diselenggarakan sebagai upaya untuk lebih  meningkatkan silaturahmi antar KSR se-Banyumas karena kegiatan Restoring Family Link dalam Kebencanaan  ini masih jarang diadakan oleh Unit lain. Dalam kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergitas Relawan Wujudkan Keluarga Harmoni”.

Kegitan ini dibuka langsung oleh Komandan UKK KSR PMI unit IAIN Purwokerto, Eli Choeriyah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan “kegiatan ini sangat jarang dilaksanakan dan sebagai ajang untuk pelatihan atau simulasi agar relawan selalu siap, sigap, dan tanggap” ujarnya.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia raya, mars IAIN, dan mars PMI lalu adanya pembacaan 7 prinsip kepalangmerahan yang dibacakan langsung oleh Septian Dwi Santoso salah satu Anggota KSR dan ditutup dengan doa.

Dalam kegiatan inti terbagi menjadi dua sesi, pertama penyampaian materi mengenai Restoring Family Link dalam Kebencanaan dan kedua Praktek lapangan mengenai RFL diikuti oleh 2 kelompok besar yang telah dibagi dan adanya korban dari anggota KSR PMI unit IAIN Purwokerto yang terbagi dalam beberapa KK.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, selanjutnya diadakan evaluasi langsung oleh pemateri Ginanjar Arif Widodo dari KSR markas Banyumas  yang menyampaikan “ini adalah sedikit gambaran dari situasi apabila terjadi bencana dan apa yang harus dihadapi” tuturnya.

Acara tersebut diikuti oleh KSR Markas PMI Kabupaten Banyumas, KSR Unit Unsoed, Amikom, Yakpermas, Poltekkes, IAIN, UMP, UNSIQ Wonosobo dan hadir juga beberapa tamu undangan seperti SEMA I, perwakilan tamu undangan KSR se-kabupaten Banyumas, UKM UKK IAIN Purwokerto dan UKK KSR  IT Telkom dan UNU Purwokerto.

Salah satu anggota IAIN Purwokerto  Mila Nur Fitriana mengatakan” kegiatan ini perlu diadakan meningkatnya kita sebagai relawan yang harus mempunyai skill dalam menangani RFL kebencanaan ” ujarnya.