UKM EASA IAIN PURWOKERTO AMBIL BAGIAN DI FESTIVAL BAHASA DAN BUDAYA (FBB) 2019

Festival Bahasa dan Budaya (FBB) 2019 merupakan ajang perlombaan dan penampilan budaya dalam tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Studi Pengembangan Bahasa Asing (SPBA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. FBB terdiri dari  beberapa cabang lomba dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Inggris, Arab dan Perancis. Dalam bahasa Inggris, terdapat cabang lomba skeptic, story telling, speech, dan essay.  Cabang lomba debat, khitobah, dan qiro’atus syi’ir pada kategori bahasa Arab, serta cabang lomba musikalisasi puisi dan story telling pada kategori bahasa Perancis.

Festival yang dilaksanakan selama 4 hari yaitu pada Rabu-Sabtu, 18-21 September 2019 ini diikuti oleh berbagai universitas, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Sumatera Utara (USU), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Ampel Surabaya, IAIN Purwokerto, IAIN Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan masih banyak universitas-universitas yang lainnya yang bahkan hingga melibatkan peserta dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Masing-masing perlombaan dilaksanakan secara terpisah. Piala kejuaraan yang diperebutkan pada masing-masing cabang lomba yaitu juara 1, 2, dan 3 yang diambil melalui penilaian skor tertinggi yang diberikan oleh dewan juri.

UKM EASA IAIN Purwokerto mendelegasikan enam peserta, yaitu Dhea Zabana Qothrun Nada dan Rosselawati untuk cabang lomba speech, Nia Nur Pratiwi dan Umami Nur Indah Parawangsa pada cabang lomba qiroatus syi’ir, Dhini Anjarwati untuk cabang lomba story telling, serta Alfi Nur Rochmah pada cabang lomba khitobah. Keenam peserta tersebut dipilih melalui proses seleksi yang dilakukan oleh pengurus bersama dengan para demisioner. Selain itu, dalam pelaksanaan lomba peserta juga didampingi oleh seorang official dari BPH UKM EASA, yaitu Dita Safira.

Dari berbagai perlombaan tersebut, dua di antara delegasi IAIN Purwokerto yaitu Dhea Zaba dan Dhini Anjarwati berhasil masuk dalam peringkat 10 besar. Selain itu, 3 delegasi lainnya juga masuk dalam peringkat 15 besar. Meskipun belum dapat meraih juara, tetapi semangat dan optimisme para delegasi tetap tinggi. Bahkan salah satu peserta, Dhini Anjarwati mengungkapkan bahwa dirinya merasa termotivasi karena banyak peserta dari kampus lain yang bisa dijadikan sebagai pemacu dalam memperdalam belajar kebahasaan. Selain manfaat dalam motivasi kebahasaan, peserta juga mengaku bangga karena dalam ajang ini peserta juga dapat memperluas relasi ke banyak universitas nasional, bahkan internasional. “Setelah saya mengikuti kegiatan ini, saya memperoleh banyak manfaat yaitu  bisa memperluas relasi dalam lingkup nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Dhini mengatakan bahwa ia berharap agar ke depannya semakin banyak mahasiswa-mahasiswa yang dapat disalurkan bakatnya dalam kancah lomba karena sebenarnya banyak mahasiswa IAIN Purwokerto yang memiliki potensi dalam berbagai bidang, terutama bahasa. Ia juga menambahkan bahwa harapannya agar mahasiswa dapat termotivasi untuk bisa mengikuti perlombaan lainnya untuk bisa mengharumkan nama baik kampus IAIN Purwokerto tercinta.