UIN SAIZU Purwokerto Gelar PUBLIC HEARING Penetapan Skema Uji Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi

Purwokerto- UIN SAIZU Purwokerto menggelar Public Hearing penetapan skema uji kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) secara daring melalui zoom meeting (19/082021).

Acara ini diikuti oleh BPH LSP UIN SAIZU, Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UIN SAIZU serta calon assessor LSP UIN SAIZU.

Menghadirkan lima narasumber, Imam Purwanto (Owner Rumah Batik Anto Djamil), Setkat Jetyo Jatmiko, M.Si (Protokol dan Komunikasi Setya Banyumas), Adzkar Ahsani, Dr. Rudi Safrudin Darwis (Direktur LSPS Kemensos RI) dan Ikhwandi Arifin, M.Pd.I (Direktur Lembaga Pendidikan Sambas).

Dalam Sambutannya, Wakil Rektor Bidang I Prof. Dr. Fauzi, M.Ag menyampaikan tujuan dibentuknya LSP.

“Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (LSP-P1 UIN SAIZU) merupakan pelaksanaan hasil rekomendasi berdasarkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bertujuan untuk melakukan sertifikasi sumber daya manusia pada berbagai sektor yang dibutuhkan dunia industri dan sosial sesuai dengan SKKNI dan KKNI,” jelas Fauzi.

“Hal ini untuk peningkatan kompetensi mahasiswa/ lulusan sesuai dengan profesi yang bisa menjadi output pendidikan dari skema-skema pada Program Studi di UIN SAIZU. Selain itu, kami juga berharap tercapainya standarisasi kompetensi sumber daya manusia bagi lulusan UIN SAIZU di bidang manajemen, komunikasi, ekonomi, pendidikan, hukum dan humaniora,” tambahnya.

Dr. Rudi Safrudin Darwis sebagai salah satu narasumber sangat mengapresiasi didirikannya LSP UIN SAIZU.

“Saya sangat apresiasi terhadap UIN SAIZU, sebagai PTAIN berusaha memastikan bahwa para mahasiswa dan lulusannya memiliki kompetensi yang unggul sehingga dapat bersaing pada suatu profesi tertentu dalam dunia kerja, itu sangat luar biasa. Kompetensi alumni juga harus mendapat pengakuan secara resmi oleh lembaga yang berwenang dalam bentuk sertifikasi, baik sertifikasi kompetensi maupun sertifikasi profesi,” ungkapnya.

Sementara itu Sochimin, M.Si, Ketua LSP UIN SAIZU menyampaikan tugas yang harus diemban oleh para pengurus dan calon assessor.

“Sebagai perhatian untuk para pengurus dan calon assessor, LSP bertugas mengembangkan standar kompetensi, melaksanakan uji kompetensi, menerbitkan sertifikat kompetensi serta melakukan penetapan tempat uji kompetensi. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, LSP mengacu kepada Pedoman yang dikeluarkan BNSP. Persyaratan yang harus ditaati untuk menjamin agar lembaga sertifikasi menjalankan prosedur sertifikasi kepada pihak ketiga secara konsisten dan profesional, sehingga dapat diterima di tingkat nasional yang relevan,” jelas Sochimin (TIM-Media 2021)

Print Friendly, PDF & Email