UIN Saizu Purwokerto Gelar Do’a Bersama untuk Keselamatan Bangsa dari Bahaya COVID-19

Purwokerto— Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dan warga kampus UIN Saizu dari bahaya Covid-19. Acara yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Cloud Meeting ini diikuti oleh seluruh civitas akademika UIN Saizu. (08/07/2021)

Wabah Covid-19 yang semakin meluas ini menjadikan semua warga masyarakat harus lebih tertib dalam melaksanakan protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Namun, ikhtiar lahir melalui prokes ini pun harus diimbangi dengan ikhtiar batin, berupa doa. Sehingga UIN Saizu menggelar do’a bersama untuk keselamatan bangsa dan warga kampus dari bahaya Covid-19.

Doa Bersama yang dipimpin oleh Dr. Sofwan Mabrur, M.A. ini dilaksanakan untuk bermunajat memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT agar seluruh bangsa terutama seluruh civitas akademika UIN Saizu selalu dalam keadaan sehat lahir batin. Doa Bersama menguatkan ikhtiar batin untuk mendampingi ikhtiar lahir melalui protokol kesehatan yang sudah dilaksanakan selama ini menghadapi pandemi Covid-19.

Rektor UIN Saizu, Dr. K.H. Moh. Roqib, M.Ag., mengungkapkan bahwa doa bersama ini ditujukan untuk kesehatan dan keselamatan bangsa dan seluruh civitas akademika UIN Saizu.

“Rekan-rekan, keluarga, saudara kita sedang mendapatkan ujian, mereka sedang dikurangi kesehatannya, doa bersama ini adalah bentuk empati kita, untuk merasakan rasa sepenanggungan, meringankan beban agar diberi kekuatan lahir batin dan selalu diberikan kesehatan. Allah memberikan rahmat dan hidayah-Nya untuk menarik penyakit-penyakit dari saudara, keluarga, dan rekan-rekan kita,” ungkap Roqib.

Wakil Rektor II UIN Saizu, Dr. H. Ridwan, M.Ag., berharap do’a bersama ini membawa berkah, kesembuhan dan kesehatan bagi semua.

“Semoga doa bersama ini membawa berkah bagi kita semua. Semoga yang sakit segera diberikan kesembuhan dan yang sehat selalu dijaga oleh Allah agar selalu sehat,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa selain WFH wajib pula melaksanakan PFH sesuai dengan ketetapan Menteri.

“Kita berusaha Work From Home (WFH) sambil PFH (Pray From Home) yang merupakan ikhtiar lahir batin kita dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

(Tim Media 2021)

Print Friendly, PDF & Email