Sabbatical Leave 2019: Capacity Building dalam rangka Transformasi IAIN Purwokerto menuju UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM IAIN Purwokerto untuk menyongsong transformasi menjadi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU), IAIN Purwokerto menyelenggarakan Sabbatical Leave 2019 (capacity building) yang akan berlangsung hingga 17 November 2019.

Acara pembukaan yang bertempat di Ruang Sidang Senat dihadiri oleh Rektor, Dr. K.H. Moh. Roqib, M.Ag., Wakil Rektor II, Dr. Ridwan, M.Ag., Wakil Rektor II, Dr. Sulkhan Chakim, M.M., para Dekan dari seluruh fakultas, Kepala Lembaga, Kepala Bagian di berbagai departmen. Adapun narasumber utama dalam rangkaian pelatihan yang akan berlangsung selama satu minggu tersebut adalah Prof. Dr. Suwito, M.A. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam satu minggu kedepan, Prof. Suwito akan memberikan pelatihan dan pendampingan di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), F. Dakwah, F. Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUAH), F. Ekonomi dan Bisnis Islam, F. Syariah, Program Pascasarjana, LPM, dan LPPM dalam hal memahami borang menuju UIN SAIZU.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Purwokerto menyampaikan ucapan selamat datang kepada Prof. Suwito, juga rasa terima kasih atas kesediaan beliau menyempatkan waktu untuk datang dan memberikan pelatihan kepada para pegawai IAIN Purwokerto, Rektor juga menjelaskan posisi proses alih status IAIN menuju UIN, memperkenalkan para pejabat yang hadir, dan harapan bahwa melalui program ini semua SDM IAIN akan lebih siap menyambut alih status menjadi UIN “Prof. K.H. Saifuddin Zuhri”.

“Nama “Prof. K.H. Saifuddin Zuhri” diambil karena Beliau merupakan  putra asli Sokaraja dan Menteri Agama yang menandatangani secara resmi Institusi ini menjadi negeri pada tahun 1964. Kelak akan disingkat menjadi UIN Saizu yang dalam bahasa jepang berarti timbangan, tengah-tengah, tidak ke kiri tidak juga ke kanan,” jelas Rektor.

Sementara itu, Prof. Suwito dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan IAIN Purwokerto, juga menyampaikan berbagai persiapan teknis pembedahan borang-borang yang ada untuk kemudian dianalisis kekurangannya agar sesuai dengan standar yang memenuhi kriteria UIN. Prof. Suwito berharap bahwa program pendampingan ini dapat meningkatkan pemahaman para pihak terkait secara keseluruhan dari Dekan, Wakil Dekan, Kajur, Sekjur, Kabag, Kasubag dari seluruh fakultas yang ada di IAIN Purwokerto.