Rektor Moh. Roqib Pimpin Rakor Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2021

Rektor IAIN Purwokerto Dr. Moh. Roqib memimpin rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan tahun 2021 dengan sejumlah pimpinan fakultas, lembaga dan birokrasi kampus. Rapat ini membahas evaluasi kegiatan tahun 2020 dan arah kebijakan tahun 2021.

Rakor digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan pada hari Rabu (27/01/2021) di Auditorium IAIN Purwokerto.

Dalam arahannya Rektor kembali mengingatkan visi misi kepemimpinan 2019-2023 dan program kerja utama 2019-2023. “Untuk  program kerja utama 2019-2020 yang telah dicapai diantaranya memaksimalkan ICT,  peningkatan kerjasama budaya penginyongan dan nusantara raya, penambahan 2 guru besar, pendirian pusat moderasi beragama, peningkatan mutu jurnal, penambahan lahan dan menunggu penandatanganan keputusan Presiden tentang perubahan status menjadi UIN Saizu,” jelas Rektor.

Di kesempatan yang sama Wakil Rektor I Prof. Dr. Fauzi mengatakan bahwa tahun 2021 pandemi covid-19 belum berakhir, dampaknya layanan Pendidikan masih berbasis online, menuntut kecepatan layanan akademik IT, interaksi dosen dan mahasiswa kurang intens. “ini perlu antisipasi kemungkinan loss quality lulusan era pandemik,“ kata Fauzi.

Terkait akan segera berubahnya status IAIN Purwokerto menjadi UIN Saizu. “Otomatis kelembagaan dan prodi akan berkembang. Semua hal perlu dipersiapkan, baik kultur maupun struktur, kultur keagamaan harus menjadi kekuatan agar tidak terjadi peminggiran pada kajian keislaman, “ujar Fauzi

Fauzi kemudian menjelaskan 22 arah dan kebijakan berkelanjutan IAIN Purwokerto termasuk standar mutu perkuliahan daring, optimalisasi pengabdian masyarakat, pengembangan prodi baru, internasionalisasi jurnal dan implementasi merdeka belajar kampus.

Diakhir pemaparannya Fauzi berbicara program percepatan guru besar dan proyeksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2021 dengan kuota 3.500 mahasiswa S1 melalui jalur SPAN PTKIN, UM-PTKIN, Ujian Mandiri dan jalur Pesantren.

Sementara Wakil Rektor II Dr. Ridwan melaporkan realisasi anggaran tahun 2020 sebesar 97%, dan meminta bagi yang belum menyerahkan laporan kegiatan tahun 2021 agar diselesaikan paling lambat 15 Februari 2021. Untuk laporan kegiatan tahun 2021 diharapkan selesai paling lambat 30 Desember 2021.

Dalam catatannya, Ridwan mengevaluasi kegiatan tahun 2020 yang tidak sesuai jadwal, ketepatan membuat laporan dan revisi anggaran yang menghambat akselerasi serapan dan laporan kegiatan.

“Untuk tahun 2021 anggaran IAIN Purwokerto sebesar 96.338.005.000 yang berasal dari dana rupiah murni 47,07%, BOPTN 9,44% dan PNBP 43,49%, dengan rincian untuk belanja pegawai 34,22%, belanja barang 43,01%, belanja modal 14,36% dan belanja sosial 8,41%,” terang Ridwan.

IAIN Purwokerto berencana mengembangkan infrastruktur gedung tentatif di Purbalingga terdiri seluas 4,6 hektar di karang sentul dan 11 hektar di karang jengkol, sedangkan di belakang kampus IAIN Purwokerto seluas 27.000m2. “Kawasan Pendidikan yang dibangun menggunakan konsep green campus, khusus di karang Sentul sedang proses pengajuan untuk pembangunan auditorium, fakultas Industri kreatif, fakultas sains dan teknologi, Masjid kampus dan laboratorium terpadu” ungkap Ridwan.

Penulis dan Editor: ACM

Print Friendly, PDF & Email