Racana IAIN Purwokerto ikuti PW PTK 2018

HUMAS – Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Kegamaan (PW PTK) ke-14 Tahun 2018 yang digelar sejak tanggal 3-10 Mei 2018 di Bumi Perkemahan UIN Suska Riau. Event dua tahunan ini, dinilai oleh banyak kalangan sangat strategis, untuk menumbuhkan solidaritas dan kerjasama antar UIN, IAIN, STAIN dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta bahkan dari PTK Non-Islam. Yang terpenting dari itu adalah membangun ‘karakter bangsa’ yang diimbangi dengan kualitas mutu dan layanan pendidikan sebagai sumbu utama mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Pendidikan Islam Dunia.

Racana Sunan Kalijaga dan Cut Nyak Dien IAIN Purwokerto turut serta bersama 1.500 Pramuka Pandega lainnya yang berasal dari 56 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia, 12 Perguruan Tinggi Keagamaan Swasta, PTK Non-Islam dan 1 Kontingen Pramuka dari Negara Malaysia.

Menurut H. Supriyanto Wakil Rektor III IAIN Purwokerto kegiatan ini diikuti oleh 16 anggota racana. IAIN Purwokerto mengirimkan 16 anggota racana dalam kegiatan PW PTK tahun ini, selain itu kami juga mengirimkan dua pendamping, sat pendamping putra kak Musmuallim dan satu pendamping putri Kak Mutijah, tuturnya.

Keikutsertaan racana IAIN Purwokerto dalam ajang ini adalah untuk mengetahui persoalan-persoalan mendasar tentang lingkungan, budaya dan wisata akan menjadi tiga konsen serius, terutama dalam bhakti karya pramuka, sesuai dengan tema PW PTK tahun ini yaitu Eco Culture Tourism, imbuhnya.

Sementara itu dalam pembukaan Perkemahan Wirakarya yang digelar hari ini, 3/5/2018 Dirjen Pendis Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A, mengatakan kegiatan pramuka tahun ini diharapkan memiliki distingsi dan ekselensi. selama kegiatan berlangsung, anggota pramuka akan berbakti di masyarakat, akan dikembangkan potensi wisata pendidikan dengan memperhatikan social-budaya masyarakat yang dikerjakan secara bersama-sama antara anggota Pramuka dengan masyarakat.

Kemudian Kak Lukman Hakim Saifudin, selaku Menteri Agama RI sesaat sebelum membuka kegiatan ini menyampaikan apresiasi yang tinggi karena kehadiran para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pramuka dalam even Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya ini, bagi saya adalah sebuah pembuktian, terhadap hasil penelitian yang dilakukan Badan Intelijen Negara pada tahun 2017 sekitar 39 persen mahasiswa di Indonesia, telah berpaham radikal dan tiga perguruan tinggi, dinyatakan terindikasi menjadi basis penyebaran paham radikalisme, itu bukan kita, bukan PTKIN yang termasuk yang radikal dan Perguruan Tinggi Keagamaan di bawah Kementerian Agama bukan basis penyebaran paham radikal, ungkapnya.

Selanjutnya Pembukaan perkemahan tersebut juga ditandai pemukulan kompang oleh Menag RI, pelepasan 1.000 balon ke udara dan pelepasan burung serindit dan jelatik, serta pengalungan tanda peserta yang disaksikan oleh Plt Gubernur Riau Wan Thamrin, Dirjen Pendidikan Islam Khamaruddin Amin, dan Rektor UIN Suska Riau Munjir Hitami. (Wi)

Share it:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *