Prodi BKI IAIN Purwokerto Gelar Webinar Internasional E-Mental Health

Purwokerto— Prodi BKI (Bimbingan Konseling Islam) Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto menggelar webinar internasional untuk menguatkan kompetensi mahasiswa prodi BKI dengan tema “E-Mental Health dan Aplikasinya dalam Ranah Konseling”. Seminar internasional yang digelar secara online ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari kalangan mahasiswa dan umum melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting dan Live Streaming Youtube, (16/10/2020).

Webinar ini menghadirkan dua pembicara, salah satunya dari negara tetangga, Malaysia, Dr. Muhamad Sophian, M.A, Ph.D, Psikolog, (Dosen Senior di University Malaysia Sarawak), dan Indira Primasari, M.Psi., Psikolog., dosen Universitas Indonesia yang saat ini menjadi kandidat Doktor di University of Amsterdam, Belanda.

Indira menyampaikan bahwa pandemic Covid-19 ini mengubah segala sisi kehidupan misalnya pendidikan yang biasanya dilaksanakan tatap muka penuh menjadi SFH (School From Home), maka resikonya adalah munculnya permasalahan-permasalahan kesehatan mental baik yang disadari ataupun tidak.

“Maka diperlukan pemberian edukasi kesehatan mental di lingkungan sekolah, untuk guru, siswa, dan orang tua yang berbasis web atau aplikasi. Pertama, melalui konseling kelompok/individu dan peer support untuk siswa berbasis videocall atau chat. Kedua, support group berbasis videocall atau chat untuk guru dan orang tua. Selanjutnya support group berbasis videocall atau chat untuk masyarakat”, jelas Indira.

Indira juga menambahkan bahwa ada banyak kelebihan dalam penggunaan teknologi E-Mental Health ini, misalnya akses lebih cepat untuk mendapatkan sebuah saran/nasehat dari ahlinya, meningkatkan perasaan being heard atau didengarkan curahan hatinya bagi para penderita gangguan Kesehatan jiwa. Efektif dan efisien dalam mengurangi waktu tunggu dan juga jangkauan layanannya lebih luas.

Dr. Muhamad Sophian, M.A, Ph.d, memberikan pesan kepada para mahasiswa agar menjalin kebersamaan dengan teman-temannya, (bukan menjadi orang yang individualis) dan menjalin hubungan baik dengan para social workers, sehingga suatu saat ketika sudah terjun ke dunia masyarakat, akan memahami dan terbiasa dengan pergaulan. Kebersamaan dengan teman-teman dan dengan para pekerja sosial bisa melatih kesehatan mental para mahasiswa.

 

Prof. Dr. Abdul Basit, M.Ag,. Dekan Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto menambahkan pentingnya bimbingan konseling dalam dunia cyber.

“Bimbingan konseling dalam dunia cyber sangat perlu dipahami oleh para mahasiswa agar bisa mengenal lebih jauh tentang E-Mental Health. Pengetahuan atau ketrampilan tentang E-Mental Health dan peran serta penerapannya sebagai bekal dalam terjun ke masyarakat. Diharapkan agar para mahasiswa bisa memiliki kompetensi dalam bidang bimbingan konseling di dalam dunia cyber”, paparnya. (Tim Media 2020)

Print Friendly, PDF & Email