Pandega IAIN Purwokerto Ikuti Penilaian EAGLE SCOUT Banyumas

Racana Sunan Kalijaga-Cut Nyak Dien IAIN Purwokerto berkesempatan mendelegasikan anggotanya dalam Penilaian dan Pencapaian Pramuka Pandega Garuda (Eagle Scout) Kwartir Cabang Banyumas. Delegator telah mengikuti sejumlah tahapan penilaian, yaitu bidang administrasi, wawancara, bahasa dan keterampilan kepramukaan pada Sabtu (14/11/2020).

Seperti diketahui, Pramuka Garuda merupakan tahapan proses pencapaian kecakapan terakhir dalam pendidikan kepramukaan bagi peserta didik. Mulai dari tingkatan Pramuka Siaga (usia 7-10 tahun) sampai Pramuka Pandega (usia 21-25 tahun). Pencapaian Pramuka Garuda Pandega ditempuh melalui penilaian oleh tim asesor Kwartir Cabang Banyumas.

Asesor Penilaian Pramuka Garuda, Musmuallim menyampaikan, tahap awal peserta dicek kelengkapan administrasi, apabila terdapat kekurangan maka peserta diminta untuk melengkapi. Tahapan wawancara untuk memastikan kesiapan personality, wawasan umum dan penguasaan bahasa asing.

“Bagi peserta yang dinyatakan lulus berhak untuk mengikuti proses pencapaian dengan dilantik menjadi Pramuka Pandega Garuda. Kebanyakan peserta lemah dalam tertib administrasi dan penguasaan bahasa asing secara aktif,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Musmuallim, tim asesor mendorong agar peserta menguasai dasar-dasar bahasa asing terutama dalam percakapan dan presentasi yang dilakukan secara spontanitas. Selain itu, pihaknya berharap agar kelengkapan administrasi dapat dilengkapi sebagai bukti peserta telah melaksanakan kegiatan.

“Pramuka Pandega Garuda adalah teladan, maka performance dan kepribadiannya harus menunjukkan contoh baik bagi Pramuka lainnya. Terlebih bagi Pramuka Garuda berprestasi yang menempati ranking pertama berhak maju ke tingkat Kwarda Jawa Tengah,” terang Dosen Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman tersebut.

Peserta delegasi IAIN, Anjar Wahyu Adi menjelaskan, seleksi ini sebagai pencapaian tahap akhir bagi Pramuka Pandega. Pengabdian Pandega ditujukan untuk pengembangan diri sebagai modal sosial kelak terjun ke masyarakat.

“Kesempatan akhir ini digunakan untuk mengabdi dan berbakti melalui pendidikan dalam Gerakan Pramuka. Bakti yang telah dilakukan Pandega menjadi teladan bagi diri dan lingkungannya,” ungkapnya.

Anjar menambahkan, kekurangan data dukung administrasi akan dilengkapi. Sebab masa Pandega Garuda sangat berharga untuk pengembangan diri melalui peningkatan kecakapan dan keteladanan.

“Masih ada catatan kelengkapan administrasi yang perlu dilengkapi, termasuk pencapaian sepuluh syarat kecakapan khusus wajib. Ke depan berharap dapat lulus pada tahapan ini dan dilantik menjadi Pramuka Pandega Garuda perwakilan IAIN Purwokerto,” harap mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tersebut. (Tim Media 2020)

Penulis: Musmuallim, M.Pd.I

Print Friendly, PDF & Email