MoU dengan BPJPH, IAIN Purwokerto Siap Bangun Halal Center

IAIN Purwokerto menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Sabtu 15 November 2020 di Gedung Rektorat. Nota Kesepahaman ditandangani oleh Rektor IAIN Purwokerto Dr. Moh. Roqib, M.Ag dan Kepala BPJPH Kementerian Agama Prof. Ir. Sukoso, M.Sc. Ph.D.

Keduanya bersepakat untuk mengadakan kerjasama di bidang jaminan produk halal dan pengembangan kelembagaan.

Rektor Moh. Roqib mengatakan bermitra dengan BPJPH merupakan keinginan lama, IAIN Purwokerto akan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk membangun Halal Center. Dan   akan memanfaatkan kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan kabupaten-kabupaten sekitar untuk mempersiapkan halal center.

Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan Ahmad Muttaqin, pendirian Halal Center nantinya sebagai pusat kajian produk halal dan tidak menutup kemungkinan untuk membentuk Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). untuk itu pihaknya akan mempelajari regulasi, mempersiapkan sumberdaya manusia dan infrastruktur.

Seperti diketahui, LPH adalah kepanjangan tangan dari BPJPH dan merupakan salah satu unit yang terlibat dalam sertifikasi halal.

Sebelum menandatangani nota kesepahaman, Prof. Sukoso memberikan landasan pentingnya produk halal dalam kompetisi global.

“Membangun manusia berangkat dari makanan, memanej nafsu salah satunya dari makanan, makanan juga berpengaruh dalam membangun bangsa, Imam Syafi’i yang madzhabnya diikuti mayoritas muslim Indonesia adalah contoh produk mengkonsumsi halalan thayyiban,” urainya.

“Pola makan yang baik juga harus dipahami masyarakat, misalkan berapa kandungan kalori yang didapatkan dari apa yang dimakan dan untuk apa saja kalori itu dipakai, kalau kalori masih cukup digunakan jangan makan dulu, jadi tidak sembarangan makan. Hal ini dipraktekkan masyarakat Jepang,” katanya

Prof. Sukoso menambahkan ditengah persaingan global dan perdagangan bebas, pertahanan untuk mempertahankan produk halal menjadi keharusan.

“Di pasar bebas tidak boleh ada proteksi karena akan melawan sistem tapi di sisi lain kita punya Undang-Undang Jaminan Produk Halal. disinilah peran Perguruan Tinggi sebagai Center of Excellence menjawab tantangan itu, singkatnya tinjauan halal bukan hanya ditinjau dari eksklusivisme bidang tertentu,” ungkap Kepala BPJPH.

Kemudian Prof. Sukoso juga menjelaskan tentang sejarah singkat halal di Indonesia, dasar hukum pelaksanaan produk halal, hasil kerja BPJPH dan era baru proses sertifikasi halal.

Turut menyaksikan para pejabat IAIN Purwokerto yakni Wakil Rektor I Dr. Fauzi, Wakil Rektor III Dr. Sulkhan Chakim, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Dr. Djamal Abdul Aziz, Dekan Fakultas Syariah Dr. Supani, Dekan Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora Dr. Naqiyah dan Kepala Biro AUAK.

Print Friendly, PDF & Email