MAHASISWA IAIN PURWOKERTO RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI CENDEKIA BAZNAS TERBAIK

Purwokerto–Mahasiswa IAIN Purwokerto peraih beasiswa Baznas, Yuliana, mendapat penghargaan sebagai Cendekia Baznas Terbaik Kategori Prestasi dalam acara Gathering Peserta Beasiswa Cendekia Baznas Angkatan II dengan tema “Menjadi Duta Literasi Zakat,”  (12/02/2021).

Yuliana dan ratusan mahasiswa peraih beasiswa Baznas dari 83 perguruan tinggi seluruh Indonesia mengikuti kegiatan gathering tersebut secara virtual. Dalam penganugerahan tersebut, Yuliana bersama dua mahasiswa lain dari Universitas Brawijaya dan Universitas Diponegoro berhasil meraih penghargaan terbaik dalam kategori prestasi.

Penghargaan tersebut diperoleh Yuliana karena  sejumlah prestasinya di bidang kepenulisan. Di antara karya tulis yang dicatatkan oleh Yuliana yaitu sebuah buku novel berjudul “Asrama Santri Profesor”, sebuah esai berjudul “Tantangan Pondok Pesantren Salaf di Tengah Pandemi Covid 19″ yang dimuat dalam antologi bersama “Pendidikan Indigeneous Indonesia” yang ditulisnya semasa isolasi mandiri di Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hidayah Karangsuci, salah satu pesantren mitra IAIN Purwokerto.

Tidak hanya itu, Yuliana yang tahun 2019 lalu menjadi Duta Perpustakaan IAIN Purwokerto juga berhasil meraih prestasi kepenulisan ilmiah popular di antaranya tulisannya berhasil masuk penghargaan 100 besar terbaik dan memperoleh beasiswa untuk Trip Leadership Goes to Harvard University and MIT senilai 45 juta yang diselenggarakan oleh seorang alumni Harvard University. Namun sayangnya Yuliana mesti mengurungkan niatnya untuk menempuh perjalanan yang didanai tersebut karena pandemi Covid-19.

Dalam wawancaranya kepada Tim Media, Yuliana mengucapkan terima kasih pada kampus tercinta IAIN Purwokerto yang telah memberikan kesempatan baginya untuk dapat memperoleh beasiswa Baznas, sehingga ia bisa terpilih menjadi salah satu kandidat terbaik di bidang karya tulis seperti saat ini.

Selain itu, Yuliana juga berharap, prestasi yang ditorehnya semasa pandemi dan di tengah kondisi perkuliahan daring bisa memberikan inspirasi bagi teman-teman mahasiswa lainnya.

“Semoga teman-teman tidak hanya mengeluhkan keterbatasan-keterbatasan yang kita dapat di masa pandemi ini. Tetap berkarya karena kita dianugerahi teknologi yang amat tidak terbatas akses informasinya. Tetap semangat untuk semuanya!” pesan Yuliana. (Tim Media 2021)

 

Print Friendly, PDF & Email