LPM Gelar Pelatihan Audit Mutu Internal

HUMAS- Untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia dalam upaya peningkatan mutu, Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Purwokerto adakan Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis ISO 9001:2015. Menurut ketua LPM Dr Suwito NS M Ag agenda akan diikuti oleh perwakilan dari PTKIN Se- Indonesia. Bertempat di Lt.2 gedung rektorat setempat, agenda akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 3-4 Oktober ini.

Dalam sambutannya Suwito menyampaikan tentang pentinya Audit Mutu Internal bagi lembaga pendidikan Islam. Audit menurut Suwito merupakan kegiatan yang penting untuk kemajuan dan peningkatan kinerja organisasi. Suwito menjelaskan Dari hasil audit yang baik, manajemen dapat mengetahui kondisi proses-proses di organisasi sehingga dapat segera melakukan perbaikan-perbaikan dan lebih daripada itu, melakukan peningkatan dan pengembangan secara terus-menerus.

Selama ini banyak lembaga pendidikan Islam yang merasa Ketakutan apabila akan dilakaksanakan audit. Padahal menurut Suwito hal itu tidak perlu terjadi manakala SDM yang ada mampu dan mengetahui proses yang benar dalam pengelolaan lembaga. Oleh karena itu acara pelatihan itu menjadi agenda yang penting sebagai bekal untuk meningkatkan mutu seluruh PTKIN yang ada di Indonesia.

Sementara Rektor IAIN Purwokerto Dr A Luthfi Hamidi M Ag dalam sambutannya menyampaikan, Pelatihan adalah alat yang sangat ampuh bagi organisasi untuk mencapai sasaran pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ke arah kinerja yang tinggi. Dengan dimilikinya SDM berkualitas pada masing masing PTKIN dalam kaitannya persiapan Audit Mutu Internal maka lembaga akan mampu merencanakan dan melaksanakan Audit Mutu Internal terhadap penerapan standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 di PTKIN nya masing masing.

Selama ini menurut Lutfi banyak permasalahan nomenklatur yang sedikit banyak membingungkan PTKIN dalam upaya peningkatan mutu. Nomenklatur atau penamaan yang dipakai dalam bidang atau ilmu tertentu masih banyak perbedaan pada masing masing PTKIN. Hal itu berpengaruh nantinya terhadap output lulusan dan kaitannya terhadap serapan ketersediaan lapangan kerja. Sebagai contoh ada perguruan tinggi yang menggunakan Jurusan Hukum Ekonomi Syariah disisi lain ada yang menggunakan Hukum Bisnis Islam.

Dalam pelatihan ini Lutfi berharap masing masing PTKIN saling berupaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang langkah-langkah peningkatan mutu. Dalam pelatihan ini LPM mendatangkan narasumber yang sangat berkompeten dibidang audit yaitu Dr Sulis Wiyadi dari agen TuV Rheinland. Lutfi meyakini dengan arahan dari narasumber yang akan diberikan selama dua hari itu banyak bekal pengetahuan yang nantinya dapat diaplikasikan di masing masing perguruan tinggi. (van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *