LAGI DAN LAGI, Mahasiswa BKI UIN SAIZU Raih Juara Tingkat Nasional

Purwokerto- Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah UIN SAIZU Purwokerto Aditya Ridwan B.P.N berhasil meraih juara III LKTI Tingkat Nasional yang diselenggaran Universitas Muhammadiyah Gresik. Kompetisi ini mengangkat tema “Meningkatkan Kreatifitas dan Daya Kritis Generasi Muda dalam Mengatasi Problematika Sosial” (21/08/2021).

Tujuan dari kompetisi ini sebagai ajang kreatifitas mahasiswa Indonesia dan keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan problematika sosial khususnya pandemi Covid-19. LKTI ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa dan umum. Tahapan dalam lomba ini yaitu pendaftaran dimulai pada 19 Juli – 1 Agustus 2021, Technical Meeting pada 3 Agustus 2021, Pengumpulan karya tulis pada 10-11 Agustus 2021, Penjurian 12-14 Agustus 2021, dan Pengumuman pemenang 15 Agustus 2021.

Kepada Tim Media Adhitya mengungkapkan awal ketertarikannya menulis ‘Sistem Personal Health Record Berbasis E-Health Literacy Guna Meningkatkan Kesadaran Preventif Masyarakat.’

“Seperti biasa saya merenung terlebih dahulu kemudian mengumpulkan berbagai referensi, setelah itu saya tertarik untuk menulis tentang EduCov.id: Sistem Personal Health Record Berbasis E-Health Literacy Guna Meningkatkan Kesadaran Preventif Masyarakat Mendukung Upaya Pemerintah dalam Menangani Covid-19,” ungkapnya.

Dalam kompetisi kali ini Juara pertama diraih oleh Universitas Negeri Surabaya, juara kedua diraih oleh Universitas Negeri Semarang dan juaran ketiga diraih oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Menurut Adhitya, banyak pengalaman berharga yang didapatkan dalam kompetisi kali ini.

“Alhamdulillah bisa bersama sama dengan mahasiswa kampus lain bertukar ide terkait problematika sosial di Indonesia yaitu Covid-19, saya juga banyak belajar Essay dengan teman teman, mendapatkan masukan positif dari para juri agar kedepannya lebih baik lagi,” katanya.

Kaprodi BKI Fakultas Dakwah UIN SAIZU Nur Azizah, M.Si mengungkapkan rasa syukur atas prestasi mahasiswanya.

“Alhamdulillah, selamat kepada Adhitya. Adhitya mau belajar banyak untuk mempu memperbaiki kesalahannya dalam kepenulisan. Dia mempunyai need achievement yang perlu dicontoh mahasiswa lain agar berprestasi diluar bangku kuliah. Jangan pernah puas dengan prestasi ini, terus asah kemampuan menulis maupun dalam bidang literasi lainnya,” ungkapnya. (TIM-Media 2021)

Print Friendly, PDF & Email