Juguran untuk Menata Cinta

Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora (FUAH) IAIN Purwokerto menggelar Juguran Cinta dengan tema “Moderasi Cinta” dalam rangka Dies Natalis FUAH ke-1 di Auditorium Utama, Senin (11/11/2019).

Juguran merupakan kosakata asli Banyumas yang berarti ngumpul-ngumpul dan juga bentuk paling cair untuk menamai sebuah pertemuan.

Berbicara cinta, Dekan FUAH Dr Naqiyah mengatakan hendaknya komunikasi didasari dengan cinta agar tidak ada konflik, meskipun pada kenyataannya di dunia ini selalu diwarnai konfik. Tapi jadikan konflik menuju cinta yang lebih besar.

“Moderasi cinta berarti cinta yang ditengah-tengah, tidak kurang dan juga tidak berlebih. cinta berlebih akan berbahaya jika tidak mendapatkan seperti yang diharapkan. Mari kita merajut cinta terutama kepada Allah dan lingkungan,” jelas Naqiyah.

Narasumber pada acara tersebut adalah Azam Bachtiar dosen STF Driyarkara yang juga Direktur Pesantren Tasawuf Virtual, acara dipandu oleh Dr. Munawir sebagai moderator.