IAIN PURWOKERTO RAIH JUARA 3 DAN MAJELIS HAKIM TERBAIK DI KOMPETISI PERADILAN SEMU ANTAR FAKULTAS SYARIAH SE INDONESIA

 

 

Fakultas Syariah IAIN Purwokerto kembali mengukir prestasi. Syariah Faculty Nasional Moot Court Competition (SFNMCC) atau Kompetisi Peradilan Semu Nasional Antar Fakultas Syariah se-Indonesia adalah event tahunan yang diikuti oleh Fakultas Syariah di bawah naungan Kementrian Agama RI. Pada tahun 2019, kompetisi ini memperebutkan Piala Bergilir Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Fakultas Syariah IAIN Purwokerto kembali mengirimkan delegasi untuk mengikuti kompetisi ini. Pada tahun 2018 lalu di event yang sama yang digelar oleh IAIN Jember, Tim Fakultas Syariah IAIN Purwokerto  berhasil meraih tropi sebagai majelis hakim terbaik dan jaksa terbaik.

Tahun 2019, dalam kompetisi  yang diselenggarakan pada tanggal 22 – 25 November 2019 berlokasi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini,  delegasi IAIN Purwokerto berhasil meraih Juara 3 sekaligus mempertahankan predikat sebagai majelis hakim terbaik.

Tim delegasi IAIN Purwokerto terdiri dari 2 orang dosen pendamping yaitu Dody Nur Andriyan, SH., M.H. dan Pangestika Rizki Utami, S.H., M.H. dan 14 orang Mahasiswa lintas Prodi dari Fakultas Syariah yaitu : Luqman Adi Prasetyo, Gancang Zidan Agung Sandhiko, Khoirul Ihwan Nur Fadli, Kris Bariyadi, Arum Arifah, Irma Agustin, Dinda Putri Pamungkas, Monita Nur Amelia, Fina Nur Abdillah, Tifani Dianisa Mayaratri, Fita Istianingsih, Maulidya Setya Ningrum, Novindah Sari, Wulansari Alma Nur Sophia Zain.

Persidangan peradilan semu digelar dengan tema dan kasus posisi yang sudah ditentukan panitia, yaitu kasus korupsi yang terjadi di Perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dalam tender pemesanan kereta api yang melibatkan perusahaan di China. Masing-masing tim kemudian melakukan pendalaman dan pengembangan kasus dan mempresentasikan dalam bentuk simulasi persidangan.

Kompetisi SFNMCC 2019 ini diikuti oleh 16 tim PTKIN yang kemudian diundi untuk dibagi dalam 3 chamber. Masing-masing peringkat pertama di tiap chamber akan melaju ke final. Chamber A terdiri dari IAIN Tulungagung, IAIN Purwokerto, IAIN Jember, dan IAIN Salatiga. Chamber B terdiri dari IAIN Metro Lampung, UIN Sunan Ampel Surabaya, IAIN Ponorogo, UIN Raden Patah Palembang. Sedangkan chamber C terdiri dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, IAIN Pekalongan, IAIN Surakarta dan IAIN Kediri. Tiga tim yang lolos ke babak final dari chamber A adalah IAIN Purwokerto, dari chamber B adalah  IAIN Ponorogo, dan dari chamber C adalah IAIN Pekalongan.

Ketiga tim tersebut  di babak final mempresentasikan persidangan yang sama, setelah sebelumnya mendapat beberapa koreksi dan masukan dari dewan juri di babak grup/chamber. Juara 1 diraih oleh IAIN Ponorogo yang sekaligus berhasil meraih Piala Bergilir Mahkamah Agung RI. Juara 2 diraih oleh IAIN Pekalongan, dan Juara 3 diraih oleh IAIN Purwokerto. Untuk nominasi  majelis hakim terbaik diraih oleh IAIN Purwokerto, jaksa penuntut umum terbaik diraih oleh IAIN Ponorogo, penasihat hukum terbaik diraih oleh IAIN Ponorogo, dan berkas terbaik diraih oleh IAIN Ponorogo. Selanjutnya SFNMCC tahun 2020 akan digelar di IAIN Ponorogo.