IAIN Purwokerto Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji dan Umrah

Purwokerto-Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto bekerja sama dengan Dirjen Haji mengadakan sertifikasi pembimbing manasik haji dan umrah, Senin (20/1) di Hall Perpustakaan IAIN Purwokerto.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kreativitas, dan integritas pembimbing manasik agar mampu melakukan aktualisasi potensi diri dan tugasnya secara profesional guna mewujudkan haji yang mandiri dalam hal ibadah dan perjalanan, memberikan pengakuan dan perlindungan atas profesionalitas pembimbing manasik dalam melaksanakan tugas, mengaktualisasi tanggung jawab dan kewenangannya dalam memberikan bimbingan manasik sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Peserta yang mengikuti kegiatan sertifikasi dan berhasil mendapat sertifikat ada sejumlah 83 orang yang berasal dari Boyolali, Purworejo, Kebumen, Purbalingga, Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Brebes, Tegal, dan Pemalang.

Predikat yang sangat memuaskan diberikan kepada salah satu peserta asal Cilacap, Drs Jamun

Penyerahan sertifikat pada para peserta dilakukan oleh Rektor IAIN Purwokerto, Dr. Moh. Roqib, M.Ag, didampingi  Dekan Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto, Prof. Dr. Basith, M. Ag.

“Dengan diserahkannya sertifikat pembimbing manasik haji ini, maka para peserta dinyatakan telah sah untuk bisa mendaftar sebagai pembimbing haji. Sebab, salah satu persyaratan menjadi pembimbing haji adalah yang bersangkutan harus sudah menerima sertifikat hasil sertifikasi,” tutur ketua panitia kegiatan, Khusnul Khatimah.

Syarat mendapatkan sertifikat harus ikut pelatihan sertifikasi pembimbing manasik haji yang dilakukan oleh perguruan tinggi dan harus mengikuti minimal 75 jpl (jam pelajaran) atau 9 – 10 hari, dan dinyatakan lulus jika menempuh semua  materi. Untuk mewujudkan haji yang mandiri dan berkualtitas maka perlu pembimbing yang profesional. Untuk mengarah ke sana maka perlu ada pelatihan sertifikasi, maka bagi para calon pembimbing yg belum bersertifikat hendaknya untuk mengikuti sertifikasi di perguruan tinggi yang sudah ditunjuk oleh Kemenag RI. Namun demikian, bagi pembimbing haji yang sudah mempunyai sertifikat untuk meningkatkan profesionalitas dalam membimbing calon jamaah haji, karena pembimbing yang profesionalitas bukan hanya sekadar memiliki sertifikat namun memiliki tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi dalam melakukan bimbingan.