IAIN Purwokerto Berganti Nama Jadi UIN Saizu: ‘Nylameti Jeneng’

Purwokerto— Dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden Nomor 41 tahun 2021 pada 11 Mei 2021 tentang Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto, maka Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Purwokerto resmi menjadi UIN SAIZU Purwokerto.

Resmi beralih status, UIN SAIZU menyelenggarakan acara tasyakuran  ganti nama, ‘Nylameti Jeneng’ Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto. Alih status menjadi UIN SAIZU bertepatan tanggal 29 Ramadhan 1442 H. Acara tasyakuran ‘Nylameti Jeneng’ ini dihadiri oleh tenaga pendidik dan kependidikan UIN SAIZU dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (01/06/2021)

Dalam acara ‘Nylameti Jeneng’ UIN SAIZU yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila ini ditandai dengan adanya dua tumpeng dan ‘bubur abang putih’. Sebagai penegas bahwa UIN SAIZU merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berpedoman pada Pancasila dan sangat perhatian terhadap moderasi beragama.

‘Nylameti Jeneng’ juga ditandai dengan doa selamat, potong tumpeng oleh Rektor UIN SAIZU Dr. Moh. Roqib, M.Ag. Selain itu, ‘Bubur abang-putih’ sendiri adalah warisan leluhur dan tradisi lokal yang harus dilestarikan.

Rektor UIN Saizu Dr. Moh. Roqib, M.Ag menegaskan bahwa UIN SAIZU Purwokerto akan mengusung dan juga fokus pada pengembangan budaya lokal Banyumas, yakni budaya penginyongan yang memiliki karakteristik unik.

“Budaya Penginyongan memiliki karakteristik unik. UIN SAIZU akan mengusung budaya penginyongan sebagai budaya Jawa di wilayah Jawa Tengah bagian barat supaya lebih dikenal. Penguatan budaya inilah yang akan menjadi salah satu ciri khas UIN SAIZU. Penguatan budaya lokal ini salah satunya dengan acara tasyakuran ‘Nylameti Jeneng,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor juga berharap perubahan status menjadi UIN Saizu menjadikan warga kampus mempunyai semangat yang tinggi, mengapresiasi nama tokoh Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

“Dengan perubahan bentuk IAIN Purwokerto menjadi UIN SAIZU membuat warga kampus mempunyai semangat yang tinggi minimal dengan mengapresiasi penggunaan nama tokoh yang kita gunakan. Penyematan nama Prof. K.H. Saifuddin Zuhri memiliki pesan unggul dalam berbagai macam sisi kehidupan,” tuturnya. (Tim Media 2021)

Print Friendly, PDF & Email