Hasil Program 100 Hari Kerja Rektor

Rektor IAIN Purwokerto Moh. Roqib meminta kepada para Dekan, Pimpinan Lembaga dan Pimpinan di Rektorat untuk memantau jajarannya dalam hal disiplin kehadiran dan peningkatan layanan. Apalagi IAIN Purwokerto berada di bawah binaan Kementerian yang berpredikat Agama, sedikit saja kesalahan akan menjadi sorotan masyarakat.

Hal itu disampaikan dihadapan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan IAIN Purwokerto, Senin (05/08) di Auditorium Utama.

Agenda utama pada pertemuan ini adalah laporan capaian program 100 hari kerja Rektor dan peningkatan kinerja layanan.

Program 100 hari kerja di bidang akademik dan pengembangan kelembagaan yang sudah dicapai adalah perumusan dan penyempurnaan proposal alih status IAIN ke UIN, terumuskannya konsep paradigma keilmuan “Jabalul Hikmah”, pendirian pojok penginyongan, pembentukan pusat kajian dan pengembangan budaya penginyongan (diresmikan Menteri Agama), MoU jaringan melayu raya dengan JISDA Thailand, perumusan IKU-IKT dan sosialisasi pedoman akreditasi program studi dengan 9 kriteria.

Rektor juga menyampaikan perkembangan hasil tes Baca Tulis Al Qur’an dan Praktek Pengalaman Ibadah (BTA-PPI) untuk seluruh mahasiswa dan dosen. “untuk dosen yang belum tes 16 orang sedangkan calon dosen 29 orang, “ungkapnya.

Pihak rektorat juga akan membuka bursa kerja dengan menerbitkan SK Rektor tentang pengelola pusat konseling dan karir, juga telah terbit surat rekomendasi dari Disnaker Banyumas dan sedang melakukan proposal penawaran ke perusahaan dengan target 10 stand.

Kemudian IAIN Purwokerto ditunjuk Ditjen Pendidikan Islam sebagai pilot project untuk program E-SMS (Strategic Management System) bersama tiga PTKIN lainnya. Rektor telah diterbitkan SK pengelola program E-SMS dan telah dilaksanakan program pendampingan serta review capaian nilai program E-SMS tahun 2018 oleh Ditjen Pendidikan Islam.

Rektor menambahkan, untuk mutasi dan promosi pegawai harus melalui asesmen Biro Kepegawaian Kementerian Agama yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2019, sedangkan untuk penempatan CPNS sudah efektif bulan Juni 2019.

Selanjutnya dipaparkan pula perkembangan pengadaan dan perbaikan sarana prasarana dan dilanjutkan dengan progress cipta bina lingkungan kampus yang bersih dan nyaman seperti penataan pohon dan penertiban tumpukan sampah.