FUAH UIN SAIZU Gelar Webinar Islam dan Demokrasi di Era Society 5.0

Purwokerto— Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH) UIN SAIZU Purwokerto menggelar webinar Islam dan Demokrasi di Era Society 5.0: Peluang dan Tantangan. Webinar ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Cloud Meeting dan Live Streaming Youtube FUAH UIN Saizu Official. (31/08/2021)

Menghadirkan narasumber Luthfi Makhasin, M.A., Ph. D. dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan Dr. Zuly Qodir, M.Ag. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dengan moderator Luqman Rico Khashogi, S.H.I., M.S.I., dosen muda UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

Dekan FUAH, Dr. Hj. Naqiyah, M.Ag., menjelaskan bahwa webinar dilaksanakan salah satunya dalam rangka FUAH akan membuka prodi baru yang berhubungan dengan pemikiran politik Islam. Sehingga bisa menambah ilmu dan informasi bagi semua civitas akademika FUAH.

Luthfi menyampaikan bahwa Islam harus dipahami sebagai entitas yang plural, sehingga aspirasi dan cara pandang Islam terhadap demokrasi menjadi plural. Islam tetap akan mempunyai perkembangan demokrasi khususnya pada negara Indonesia dan dunia pada umumnya. Islam dan demokrasi itu berbeda, tapi dapat saling mengisi dan memperkuat.

“Relasi islam dan demokrasi yang pertama, konfliktual yaitu Islam dan demokrasi tidak kompatibel, saling menegaskan. Kedua, kompromis, Islam dan demokrasi itu kompatibel, saling memperkuat. Ketiga adalah negoisasi, Islam dan demokrasi berbeda tapi dapat saling mengisi dan memperkuat,” jelas Luthfi.

Menurut Dr. Zuly Qodir, M.Ag., Islam politik akan menjadi sangat penting di Indonesia karena berdasarkan pilar politik Islam-Maqasidu. Pilar tersebut diantaranya adalah kebangsaan inclusive, kemanusiaan, kesejahteraan-kenyamanan, kemakmuran-economics-ketenangan, dan keadilan-justice sharing-proporsional.

“Berbeda lagi jika dengan pilar Islam Politik, ada lima yaitu kekuasaan jabatan, kekuatan massa-mobilisasi, kendaraan-partai politik, keinginan/interest-monopoli, dan corrupt money politics and corruption,” tambahnya.

(Tim Media 2021)

Print Friendly, PDF & Email