Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto Eratkan Persaudaraan Internasional dengan 3 Universitas Malaysia

Purwokerto—Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto menyelenggarakan acara First Virtual Fraternal Meeting dengan IKIP PGRI Pontianak, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) Malaysia, Universiti Malaysia Terengganu (UMT) Malaysia, dan Universiti Malaysia Sabah (UMS) Malaysia ini dilaksanakan untuk memperkuat persaudaraan internasional. Acara yang dilaksanakan melalui Zoom Cloud Meeting ini berjalan lancar dari jam 09.00 WIB atau 10.00 Waktu Malaysia. (21/11/2020).

 

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahim antar Perguruan Tinggi dan mahasiswa, meningkatkan wawasan mahasiswa tentang Perguruan Tinggi di luar negeri, memahami pelaksanaan Cyber Counseling di masing-masing Perguruan Tinngi, dan bagian dari kegiatan Student Exchange antar Perguruan Tinggi Indonesia dan Malaysia,” jelas Dekan Fakultas Dakwah Prof. Dr. Abdul Basit, M.Ag.

 

First Virtual Fraternal Meeting ini dihadiri oleh para petinggi perguruan tinggi, dari Universiti Malaysia Sabah dihadiri oleh Dr. Norzihan Ayub dan Dr. Norafifah Bali, dari Universiti Malaysia Serawak ada Dr. Muhammad Sophian dan Dr. Ederis Aden, dan delegasi dari Universiti Malaysia Trengganu adalah Encik Mohd Radhi bin Abu Salim serta peserta perwakilan mahasiswa dari universitas tersebut.

 

First Virtual Fraternal Meeting adalah acara yang diselenggarakan sebagai titik awal terbentuknya hubungan persaudaraan internasional dalam ruang lingkup ilmu konseling dan psikologi. Hubungan persaudaraan internasional ini dinamakan SEMBAGI ARUTALA TEAM atau disingkat sebagai SMART.  SEMBAGI ARUTALA diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti bulan purnama, yang merupakan manifestasi dari cita-cita dari tim ini yang diharapkan anggotanya dapat menjadi penerang bagi sesamanya. Pemilihan nama dari bahasa Sansekerta karena Bahasa Sansekerta digunakan pada nusantara dimasa lalu dan mampu menyatukan negara – negara nusantara dengan satu bahasa.

 

“Untuk saat ini yang telah bergabung dengan SMART berjumlah 5 tim perwakilan dari universitas di tersebut atas dan kedepannya akan ditambah lagi beberapa universitas dari Brunai Darusalam dan Singapura”, jelas Dr. Muhammad Sophian.

 

“Ini adalah inisiasi awal agar mahasiswa menambah wawasan di bidang konseling di Malaysia dan Indonesia dan untuk selanjutnya membuat satu program regular misalnya dua bulan sekali,  dengan kegiatan yang ringan dulu, bedah buku atau mempresentasikan hasil penelitian tentang konseling dari perwakilan masing-masing universitas”, tambah penggagas Fraternal Meeting dari UNIMAS Malaysia ini.

 

Pada acara ini masing masing tim memperkenalkan diri dan universitasnya, menceritakan tentang pengalaman dan daerah masing-masing. Acara ini dikemas semi formal dan membaur, sehingga terasa akrab, kekeluargaan dan menyenangkan. (Tim Media 2020)

Print Friendly, PDF & Email