Bahas Agenda IAIN, Rektor Kumpulkan Pejabat Akademik

Rektor diberi mandat oleh Menteri Agama untuk melakukan koordinasi dan mengambil langkah kebijakan yang melibatkan unsur pimpinan untuk mengembangkan IAIN Purwokerto menjadi perguruan tinggi yang lebih baik.

Demikian pernyataan Rektor IAIN Purwokerto Dr. Moh. Roqib dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Biro AUAK dan seluruh Pelaksana Tugas (Plt.) yang terdiri dari para Wakil Rektor, Direktur Pasacasarjana, Para Dekan, Para Kajur dan Sekjur, Para Kaprodi, Para Kepala Laboratorium dan Para Ketua Lembaga pada hari Senin (15/04) di Ruang Sidang Senat Lantai 2.

Rektor mengatakan SK Plt telah ditandatangani dalam rangka memiliki legal formal dan pegangan untuk membuat kebijakan selama tidak bertentangan dengan ketentuan Plt sampai dilantiknya pejabat definitif.

Semangat penyegaran dan kekompakan menjadi acuan utama, penunjukan pejabat baru tidak menunjukkan kelemahan pejabat yang lama dan

 tidak juga mencerminkan penilaian atas persepsi yang negatif.

“Tugas utama kita adalah sebagai dosen yang tidak boleh dihalangi oleh tugas tambahan, “ujarnya.

Rektor juga mengklarifikasi isu yang berkembang di televisi maupun di media sosial terkait jual beli jabatan di PTKIN. “berdasarkan yang saya alami proses pemilihan Rektor IAIN Purwokerto mulai dari pendaftaran, seleksi hingga penetapan tidak ada unsur jual beli jabatan, “tegasnya.

Untuk itu kedepan proses pengembangan IAIN Purwokerto harus bagus dan tidak melanggar aturan, Rektor meminta untuk diperingati jika berbuat khilaf dan melanggar aturan.

Kemudian Rektor membahas otonomisasi jurusan untuk inovasi membangun jaringan pada lembaga terkait selama tidak melanggar aturan.

Diakhir pembicaraannya Rektor berharap gerak cepat karena waktu juga berjalan cepat. Rapat Kerja dengan pejabat definitif nantinya akan menjadi agenda utama yang diantaranya membahas upaya perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) serta mengembangkan budaya Banyumas Raya dan Nusantara Raya. (acm)