6 Alumni BKI UIN SAIZU Lolos Sebagai Konselor Adiksi IPWL Kemensos RI

Purwokerto- 6 alumni Prodi BKI UIN Saizu lolos sebagai Pendamping Rehabilitasi Sosial Pekerja Sosial dan Konselor Adiksi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Kemensos RI Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA Tahun 2021. Hal itu berdasar pada surat keputusan nomor: 325/4.5/KS.02.01/06/2021. 6 alumni tersebut adalah Tiara Anjani, Iqoh Maulina, Novia Firda, Yuninta, Iin Setianingsih dan Mutia Bintan. (07/06/2021)

Iqoh Maulina sebagai salah satu alumni yang diterima sebagai pekerja sosial mengungkapkan ada tiga tahap yang telah dilalui dalam seleksi.

“Untuk tahapan seleksi yang pertama yaitu seleksi administrasi mengenai data diri, ijazah, pas photo, KTP, sertifikat pelatihan terkait penanganan korban penyalahgunaan NAPZA. Kedua, Seleksi tertulis melalui online, materinya tentang narkoba/NAPZA. Ketiga, sebelum mengikuti tes wawancara harus membuat deskripsi diri, dimulai dari akar permasalahnnya seperti apa, teknik konseling apa saja yang dilakukan konselor ke pasien selama masa rehabilitasi sampai dengan tahap terminasi. Setelah mengirim deskripsi diri dilanjut dengan wawancara. Dalam proses wawancara ditanya tentang deskripsi yang kita buat,” jelas Iqoh.

Selain itu, Iqoh juga memberikan penjelasan mengenai gambaran kerja saat diterima sebagai peksos Adiksi. Menurutnya Konselor Adiksi mempunyai tanggungjawab membantu pasien NAPZA dengan teknik konseling.

“Konselor Adiksi mempunyai tanggungjawab untuk membantu pemulihan pasien NAPZA yang dilakukan dengan beberapa teknik konseling. Peran konselor sangat penting untuk hadir dan membantu meningkatkan kesadaran akan masalah yang dialami, serta membantu menemukan kekuatan yang dimiliki pasien untuk dapat melakukan perubahan perilaku kearah yang lebih baik,” tambahnya.

Iqoh juga mengungkapkan rasa syukur atas apa yang diraihnya.

“Alhamdulillah dan rasa syukur yang tiada henti. Allah Maha baik, saya dikasih kesempatan untuk belajar dan menyalurkan Ilmu yang saya dapat dikampus.

Iqoh juga berpesan kepada mahasiswa lainnya untuk terus belajar dan jangan pernah insecure.

“Untuk semua mahasiswa jangan pernah berhenti belajar dan mengeksplor diri sendiri dijalan yang baik, jangan pernah insecure karena pada dasarnya rejeki Allah yang mengatur, kita hanya bisa terus berdoa dan berusaha meminta yang terbaik. Semoga kedepannya banyak dari kalian khususnya mahasiswa dari UIN Saizu yang bergabung juga di Kemensos,” pungkasnya.

Nur Azizah M.Si Kaprodi BKI UIN Saizu mengungkapkan rasa gembira dan bangga terhadap para alumni yang diterima sebagai peksos ADIKSI.

“Selamat dan sukses untuk Alumni Prodi BKI yang diterima menjadi Konselor Adiksi IPWL Kemensos RI, perjuangan yang luar biasa mulai dari seleksi administrasi, ujian tulis dan ujian wawancara dengan deskripsi diri menjadi konselor Adiksi. Semoga dapat mengaplikasikan Ilmu yang diperoleh dari Prodi BKI dan menjadi Konselor Adiksi professional,” ungkap Azizah. (TIM-Media 2021)

Print Friendly, PDF & Email